Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe TGT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Perjuangan Melawan Penjajah

Rinata Selvia, Hodidjah Hodidjah, Momoh Halimah

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahanya hasil belajar siswa karena kurangnya variasi pembelajaran dan kejenuhan siswa dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar umumnya guru menggunakan pembelajaran tradisional dan membuat siswa merasa jenuh sehingga ketertarikan siswa untuk belajar rendah dan mengakibatkan hasil belajar siswa rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti memilih dan menggunakan model Cooperative Learning tipe TGT yang didasarkan atas studi pustaka yang telah dilakukan sebelumnya. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini secara umum untuk mendeskripsikan pengaruh model Cooperative Learning tipe TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi perjuangan melawan penjajah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh subyek dan obyek di  SD Negeri 1 Lewo Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya dengan sampel kelas V-A dan V-B dan teknik pengambilan sampel berupa sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah  tes dan instrumen yang digunakan adalah lembar tes. Analisis data kuantitatif menggunakan program SPSS versi 22.0 for windows dan microsoft excel 2007. Berdasarkan data yang diperoleh dan dari hasil analisis data, disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model Cooperative Learning tipe TGT pada materi perjuangan melawan penjajah lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang tidak menggunakan model Cooperative Learning tipe TGT pada materi perjuangan melawan penjajah dengan peningkatan hasil belajar sebesar 73,073 %Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahanya hasil belajar siswa karena kurangnya variasi pembelajaran dan kejenuhan siswa dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar umumnya guru menggunakan pembelajaran tradisional dan membuat siswa merasa jenuh sehingga ketertarikan siswa untuk belajar rendah dan mengakibatkan hasil belajar siswa rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti memilih dan menggunakan model Cooperative Learning tipe TGT yang didasarkan atas studi pustaka yang telah dilakukan sebelumnya. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini secara umum untuk mendeskripsikan pengaruh model Cooperative Learning tipe TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi perjuangan melawan penjajah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh subyek dan obyek di  SD Negeri 1 Lewo Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya dengan sampel kelas V-A dan V-B dan teknik pengambilan sampel berupa sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah  tes dan instrumen yang digunakan adalah lembar tes. Analisis data kuantitatif menggunakan program SPSS versi 22.0 for windows dan microsoft excel 2007. Berdasarkan data yang diperoleh dan dari hasil analisis data, disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model Cooperative Learning tipe TGT pada materi perjuangan melawan penjajah lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang tidak menggunakan model Cooperative Learning tipe TGT pada materi perjuangan melawan penjajah dengan peningkatan hasil belajar sebesar 73,073 %

Keywords


Model Cooperative Learning tipe TGT, Hasil Belajar, Materi Perjuangan Melawan Penjajah

Full Text:

PDF

References


Berman, E.T., Yudianto, D.W., & Sumardi, K. (2014). Model pembelajaran teams games tournamen untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMK. Journal: Journal of Mechanical Engineering Education, 1(2), hlm. 234.

Purwanto. (2011a). Evaluasi hasil pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Purwanto. (2011b). Statistika untuk penelitian. Yogyakarta: Pustaka pelajar.

Sapriya, dkk. (2007). Konsep dasar IPS. Bandung: CV. Yasindo Multi Aspek.

Slavin, E. R. (2005). Cooperative learning teori, riset dan praktik. Bandung: Penerbit Nusa Media.

Solihatin, E, dkk. (2007). Cooperative learning: Analisis Model Pembelajaran IPS. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2012). Metode penilitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

. (2014). Statistika untuk penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Susanto, A. (2014). Teori Belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: PT. Fajar Interpratama Mandiri.

Suwaningsih, E, dkk. (2010). Model pembelajaran matematika. Bandung: UPI PRESS.

Team Dosen Pengajar IPS. (t.t). Pendidikan IPS sekolah dasar. Tanpa kota: Tanpa penerbit.

Yohani, D.F, Rakhmat Cece, Mulyana, E.H. (2014). Pengaruh pendekatan pembelajaran SAVI terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik di sekolah dasar. eJournal: Pedadidaktika, 1(2), hlm.116.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (print).


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email pgsd_tasik@upi.edu