KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR TENTANG SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG

Eka Amalia Lestari, Karlimah Karlimah

Abstract


Penelitian ini memiliki fokus permasalahan yaitu komunikasi matematis siswa. Komunikasi matematis memegang peranan penting pada pembelajaran matematika. Hal ini bukan saja karena komunikasi matematis dapat dijadikan alat ukur bagi pemahaman siswa tetapi juga karena melalui komunikasi matematis, ide-ide matematika menjadi objek perbaikan, refleksi, diskusi, dan perubahan. Namun, hasil studi pendahuluan dilapangan menunjukan bahwa komunikasi matematis siswa tentang sifat-sifat bangun ruang masih rendah. Maka dari itu dilakukan analisis komunikasi siswa kelas v sekolah dasar secara terinci dan utuh berdasarkan indikator-indikator komunikasi matematis khususnya pada materi sifat-sifat bangun ruang dilihat dari prestasi siswa di kelas sehingga kekeliruan, dan kesulitan siswa yang terjadi dapat diketahui. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu medeskripsikan dan menggambarkan komunikasi matematis siswa serta membuat kesimpulan dari hasil temuan dilapangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Gunungpereng. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi domumentasi. Taknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi matematis siswa kelas V tentang sifat-sifat bangun ruang berdasarkan tingkat prestasi belajar siswa belum merata karena tidak semua indikator yang diteliti muncul pada siswa dengan prestasi rendah dan tidak semua jenis bangun ruang yang diteliti dapat dikomunikasikan sifat-sifatnya dengan benar oleh semua siswa.

 

Kata Kunci: komunikasi matematis; sifat-sifat bangun ruang.

Keywords


komunikasi matematis; sifat-sifat bangun ruang.

Full Text:

PDF

References


Astuti, Anggiani dan Leonard (Tt) Peran Kemampuan Komunikasi Matematika Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa. Jurnal Formatif, 2(2): 102-110

BSNP. (2006). Standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. Jakarta: BSNP.

Kahfi, M. S. (1996). Geometri Sekolah Dasar dan Pengajarannya: Suatu Pola Penyajian Berdasarkan Teori Piaget dan Teori Van Heile. Jurnal Ilmu Pendidikan, Jilid. 3 No. 4 (262-278).

National Council of Teacher of Mathematics. (2000). Principels and standars for school mathematics. Restorn, Virginia.

Shodiqin, M. C., Yunianta, T. N., & Wahyudi. (2014). Deskripsi Level Berpikir Geometri Datar Siswa SD Kelas V Berdasarkan Teori Van Hiele.pdf. [Online],tersedia: repository.uksw.edu (1 Mei 2017).

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharjana, A. (2008). Pengenalan Bangun Ruang dan Sifat-Sifatnya di SD. Yogyakarta: PPPPTK Matematika.




DOI: https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v4i2.7265

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar



 

This Journal is published by Universitas Pendidikan Indonesia, licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (issn print). 2774-213X (issn online)


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email: pedadidaktika_tasik@upi.edu dan pedadidaktika.jurnal@gmail.com