Model Pembelajaran Vizualisation Auditory Kinesthetic (VAK) Pada Pembelajaran Seni Tari di Sekolah Dasar

Nabila Salsabila Triana, Rosarina Giyartini, Ahmad Mulyadiprana

Abstract


Peneltian ini bertujuan untuk medeskripsikan model pembelajaran Visualisation Auditory Kinesthethic (VAK) pada pembelajaran seni tari di sekolah dasar. Pembelajaran seni tari di sekolah dasar, guru hanya terfokus pada pembelajaran secara teori dan minimal pengalaman peserta didik. Disamping itu, pembelajaran seni tari dapat mengembangkan kemampuan peserta didik dalam kecerdasan kinestetiknya. Maka dari itu diperlukan sebuah model pembelajaran yang mencakup berbagai metode yang digunakan. Model yang cocok diterapkan pada pembelajaran seni tari adalah model Visualisation Auditory Kinesthethic (VAK). Model pembelajaran ini memiliki fungsi untuk memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik berupa penglihatan, pendengaran, dan gerakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Didapatkan hasil teori bahwa dengan model pembelajaran Visualization Auditory Kinesthetic (VAK) ini, proses pembelajaran seni tari dapat diterapkan secara optimal. Guru sebagai fasilitator proses pembelajaran dapat memberikan arahan kepada peserta didik dengan menggunakan model VAK tersebut agar dapat menciptakan pembelajaran yang variatif.


Keywords


Model pembelajaran, Visual, Seni Tari, Sekolah Dasar.

Full Text:

PDF

References


Deporter., & Bobi., dkk. (2013). Quantum Teaching. Bandung: Kaifa PT. Mizan Pustaka.

Ferawati, Y. (2015). Pembelajaran Tari Kreasi Bungong Jeumpa Pada Anak Tunarungu Di SLB Negeri Semarang. Semarang: Skripsi.

Hasbullah. (2011). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Hidayat., & Robby. (2005). Menerobos Pembelajaran Tari Pendidikan. Malang: Banjar Seni Gantar Gumelar.

Kuswarsantyo. (2012). Pelajaran Tari : Image dan Kontribusinya terhadap Pembentukan Karakter Anak. Jurnal Seni Tari. Vol. 3, No. 1, Pg. 17-23.

Mulyani, N. (2016). Pendidikan Seni Tari Anak Usia Dini. Yogyakarta: Gava Media.

Ngalimun. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran. Banjarmasin: Scripta Cendekia.

Russel., & Lou. (2011). The Accelerated Learning Fieldbook. Bandung: Nusa Media.

Sancoko, M. A. (2013). Studi Komparatif Strategi Belajar Arias dan Strategi Belajar VAK. Jurnal Pendidikan Matematika,1(1),184.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta, CV.

Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Kooperatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sumantri., & Syarif. (2015). Strategi Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Wahyudi, dkk. (2019). Model Pembelajaran VAK pada Pembelajaran Tari Piring Dua Belas di SMA Islam Kebumen Tanggamus. Jurnal Seni dan Pembelajaran.




DOI: https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v11i4.82892

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

This Journal is published by Universitas Pendidikan Indonesia, licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (issn print). 2774-213X (issn online)


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email: [email protected] dan [email protected]