Perbandingan Pengaruh Aktivitas Lompat Engklek Dengan Aktivitas Lompat Tali Terhadap Kemampuan Lompat Jauh

Gumilar Dwi Wardani, Agus mahendra

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas lompat engklek (hopping) dan aktivitas lompat tali (skipping rope) terhadap kemampuan lompat jauh, untuk digunakan sebagai alternatif pembelajaran lompat jauh manakala persoalan dukungan sarana di sekolah masih terbatas. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gegerkalong KPAD sebanyak 111 siswa dan sampel sebanyak 30 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes lompat jauh. Berdasarkan hasil penelitian, data yang diperoleh berdistribusi tidak normal tetapi homogen. Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pengujian menunjukan bahwa pembelajaran aktivitas lompat engklek memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan lompat jauh sedangkan pembelajaran aktivitas lompat tali tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan lompat jauh. Dengan demikian, pembelajaran aktivitas lompat engklek dipandang menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran aktivitas lompat tali dalam meningkatkan kemampuan lompat jauh siswa.

Keywords


Lompat Engklek, Lompat Tali, Lompat Jauh.

Full Text:

PDF

References


Direktori File UPI. (2012). Pendidikan Tentang Aktivitas Jasmani. Bandung: FPOK UPI.

Djumaidar, W, A. (2004). Belajar Berlatih Gerak-Gerak Dasar Atletik Dalam Bermain. Jakarta. PT Rajagrafindo Persada.

KN, Darajat, J., Abduljabar, B. (2013). Aplikasi Statistika Dalam Penjas. Bandung: Bintang Warliartika.

Mahendra, Agus. (2007). Modul Teori Belajar Mengajar Motorik. Bandung: FPOK UPI.

Mahendra, Agus. (2015a). Filsafat Pendidikan Jasmani: Dasar-dasar Pembelajaran Penjas di Sekolah Dasar. Bandung: CV. Bintang WarliArtika.

Mahendra, Agus. (2015b). Permainan Anak dan Permainan Tradisional. Bandung: CV. Bintang WarliArtika.

Mahendra, Agus. (2015c). Pembelajaran Musik dan Gerak: Dasar Pengembangan Aktivitas Ritmik di Sekolah Dasar. Bandung: CV. Bintang WarliArtika.

Mahendra, Agus. (2017). Model Pendidikan Gerak Implementasi Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar. Modul. Bandung: FPOK-UPI.

Mahendra, Agus. (2014). “Telaah Kritis terhadap Program Pendidikan Guru Pendidikan Jasmani (PGPJ) di Indonesia.” Volume 4 (2), Desember 2014. ATIKAN. Jurnal Kajian Pendidikan (Journal for Educational Studies).

Menteri Pendidikan Nasional. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 57 Tahun 2014 Tentang Pelaksanaan. Jakarta: PERMENDIKNAS

M, Husna, A. (2009). 100+ Permainan Tradisional Indonesia untuk Kreativitas, Ketangkasan, dan Keakraban. Yogyakarta; C.V ANDI OFFSET

Rasyidin, W. Dkk. (2014). Landasan Pendidikan. Bansung: Sub Koordinator MKDP Landasan Pendidikan Jurusan Pedagogik FIP UPI

Rohmah, O. & Carsiwan. (2013). Sport History and Philosophy. Bandung: FPOK UPI.

Sidik, Zafar, D. (2010). Mengajar dan Melatih Atletik. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.

Sidik. & Komarudin. (2009). Pedoman Mengajar dan Melatih Atletik. Bandung: FPOK UPI.

Subroto, T., Yudiana, Y., & Hidayat, Y. (2016). Penulisan Penelitian Tindakan Kelas Dalam Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Bandung: FPOK UPI.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV. ALFABETA.

Syarifuddin, A. & Muhadi. (1992/1993). Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan. Jakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan

Tarigan, Beltasar, F. (2012). Optimalisasi Pendidikan Jasmani dan Olahraga Berlandaskan Ilmu Faal Olahraga. Bandung: eidos.

Universitas Pendidikan Indonesia. (2015). Peraturan rektor tentang pedoman karya tulis ilmiah upi tahun akademik 2015. Bandung: upi

Wiarto, Giri. (2013). ATLETIK. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Yudy,. Alit . (2014). Bermain Atletik. Bandung: FPOK UPI.

Kurniawan, F. (2012). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Melalui Pendekatan Bermain Lompat Tali Kelas V di SD Negeri I Kecitran Purwareja Klampok Banjarnegara Jawa Tengah. (Skripsi). Fakultas Ilmu Keolahragaan, UNY, Yogyakarta.

Nurjaya, D.R. & Mulyana, R. (2010). Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Jurnal: Mengembangkan Perilaku Asosiatif Siswa SD Melalui Penerapan Pendekatan Bermain Dalam Konteks Pembelajaran Penjas, 1 (2), hlm. 52-61.

Paputungan, S. (2013). Pengaruh latihan skipping terhadap tinggi loncatan vertical pada pemain bola voli putera di mts negeri 1 telaga biru kabupaten gorontalo. (Skripsi). Sekolah Sarjana. Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo.

Pratiwi, Y. (2014). Jurnal Penelitian PAUDIA. Jurnal: Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar (Keseimbangan Tubuh) Anak Melalui Permainan Tradisional Engklek Di Kelompok b, hlm. 18-39.

Priyono, Ali. (2015). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar keterampilan gerak dasar lompat jauh. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Young, Eun, C. (2005). Fun Jump Rope. South Korea.




DOI: https://doi.org/10.17509/tegar.v1i1.8651

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Gumilar Dwi Wardani, Agus mahendra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

  web
statistics

                                                                      View My Stats