Upaya Meningkatkan Gerak Dasar Meluncur Melalui Pendekatan Bermain Pada Pembelajaran Aktivitas Akuatik Sd Cendekia Muda Bandung

Nur Hikmah, Carsiwan Carsiwan

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar gerak dasar meluncur, kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran akuatik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar gerak dasar meluncur melalui pendekatan bermain dalam pembelajaran akuatik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas atau Classroom action research  pada siswa kelas III SD Cendekia Muda Bandung yang berjumlah 25 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk siswa mengenai format penilaian kriteria meluncur, catatan lapangan, dan dokumentasi penelitian. Presentase perolehan rata-rata setiap tindakan pada observasi awal mencapai 34%, pada siklus I tindakan I mencapai 48%, pada siklus I tindakan II mencapai 62%, pada siklus II tindakan I mencapai 65%, pada siklus II tindakan II mencapai 79%. Penelitian ini dihentikan karena sudah dirasa cukup. Hasil ini menunjukkan peningkatan setiap tindakannya dan menunjukkan bahwa melalui pendekatan bermain dapat meningkatkan hasil gerak dasar meluncur siswa dalam pembelajaran akuatik

Keywords


Gerak Dasar Meluncur, Akuatik.

Full Text:

PDF

References


Basri, S. (2000). Teaching Speaking. Makalah disampaikan pada Penataran Instruktur Guru Bahasa Inggris SLTP Swasta tanggal 8 – 19 Pebruari 2000 di Jakarta

Haller, D. (2011). Belajar Berenang. Bandung: Pionir Jaya

Hariwijaya. (2009). PAUD Melejitkan Potensi Anak dengan Pendidikan Sejak Dini. Yogyakarta: Mahadika Publicity.

H Firmansyah, A wahyudi, R. wibowo. (2017). Model Development of Classification of Homogeneous Class Learning in Aquatic. 1st Annual Applied Science and Engineering Conference, 12200, 1–7. http://doi.org/10.1088/1742-6596/755/1/011001

Lutan, R dan Toho, C. (1996/1997) Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Depdikbud. Dirjen Dikti. Bagian Proyek Pengembangan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. (Primary School Teacher Development Project) IBRD: Loan 3496-IND

Lutan, R. (2001). Asas-Asas Pendidikan Jasmani: Pendekatan Pendidikan Gerak Di Sekolah Dasar. Dirjen Olahraga. Depdiknas.

Lutan, R. (2001). Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Depdiknas Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Mahendra, A dan Ma’mun A. (2003). Modul Teori Belajar Mengajar Motorik. Bandung: FPOK UPI

Nugraha, E. dkk. (2013). Didaktik Metodik Pengajaran Renang. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Subroto, dkk. (2014). Buku Pedoman Penulisan Penelitian Tindakan Kelas dalam Pendidikan Jasmani, Olahraga & Kesehatan. Bandung: FPOK UPI

Suherman, A. (2000). Dasar-Dasar Penjaskes. Jakarta: Depdiknas Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Bagian Proyek Pemantapan Guru SLTP Setara D3

Suherman, A. (2011). Realitas Kurikulum Pendidkan Jasmani: Upaya Menuju Kurikulum Berbasis Penelitian. Rizki Press. Bandung.

Sukardi. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara

Sukayati. (2008). Penelitian Tindakan Kelas di SD. Yogyakarta: Depdiknas

Sukintaka. (1992). Teori Bermain, Bandung: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Sumber Internet: http://s1pgsd.blogspot.co.id/2012/11/model-pembelajaran-role-

playing.html




DOI: https://doi.org/10.17509/tegar.v1i1.8670

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School



This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.