Gembira bersekolah: memaknai fun learning di sekolah dasar

Aah Ahmad Syahid

Abstract


Iklim belajar yang diciptakan oleh guru menjadi faktor penting dalam proses dan hasil pembelajaran di sekolah dasar. Belajar mengalami revolusi makna dari hanya sekedar menerima menjadi mengalami, sehingga aktivitas mengajar yang tadinya memberi menjadi mengajak. Arah perubahan paradigma ini semata karena semakin berkembangnya prinsip dan teori ideal hasil pemikiran dan pengamatan terkini tentang pendidikan. Pada ranah pembelajaran di tataran sekolah dasar prinsip yang saat ini berkembang juga berkaitan dengan aspek kepuasan psikologi peserta didik dalam belajar. Merasakan kegembiraan dalam belajar menjadi kunci sukses keberhasilan pembelajaran, sebab memilih metode dan media pembelajaran apapun tanpa kehadiran kegembiraan tentu tidak akan sepenuhnya diterima dengan baik oleh peserta didik. Fun Learning adalah istilah yang mewakili kunci sukses tersebut. Prinsip dan cara penciptaan fun learning perlu untuk dipahami dengan benar oleh para pengelola kelas sebab sejatinya proses pembelajaran menjadi satu jembatan dalam menciptakan pemahaman, keterampilan dan sikap yang sesuai tujuan pembelajaran.


Full Text:

PDF

References


Chatib, M. (2013). Kelasnya Manusia (Memaksimalkan Fungsi Otak Belajar dengan Manajemen Display Kelas). Bandung: Mizan Pustaka.

Hernowo. (2005). Mengubah Sekolah; Catatan Ringan Berbasis Pengalaman. Bandung: Mizan Learning Center.

Jahya, Y. (2011). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana.

Kosasih. (2016). Strategi Belajar dan Pembelajaran: Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Yrama Widya.

Meirer, D. (2002). The Accelereted learning Handbook: Panduan Kreatif dan Efektif Merancang Program Pendidikan dan Pelatihan. Bandung: Kaifa.

Munthe, B. (2009). Desain Pembelajaran. Yogyakarta: Insan Madani.

Nur Irwantoro dan Yusuf Suryana. (2016). Kompetensi Pedagogik Untuk Peningkatan dan Penilaian Kinerja Guru Dalam Rangka Implementasi Kurikulum Nasional. Sidoarjo: Genta Grup Production.

Rusman. (2012). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer: Mengembangkan Profesionalisme Guru Abad 21. Bandung: Alfabeta.

Sa’dun Akbar, Iffah QA, Febrianti YS, Dina Ferisa, Wahyu W., Rakyan Paranimmita S. K. (2015). Development And Implementation of Thematic Teaching Instrument To Improve Quality on Process and Result of Learning in Elementary School. International Conference on Education adn Training; Quality Improvment In Education & Training (p. 461). Malang: FIP UNM.

Santrock, J. W. (2009). Educational Psychology Ed.3. New York: McGraw Hill.

Siberman, M. L. (2014). Active Learning; 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Bandung: Nuansa Cendikia.

Suyono dan Hariyanto. (2015). Implementasi Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tung, K. Y. (2015). Pembelajaran dan Perkembangan Belajar. Jakarta: Indeks.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Current Research in Education: Conference Series Journal



Publisher: Universitas Pendidikan Indonesia