Analisis Hubungan Antara Etos Kerja Dengan Kepuasan Kerja Yang di Mediasi Oleh Work Life Balance Pada Generasi Z

Wahyu Madhavananda, Ihwan Susila

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara etos kerja dan kepuasan kerja yang dimediasi oleh work-life balance pada karyawan Generasi Z di perusahaan jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi karyawan Generasi Z pada perusahaan jasa dan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form dengan skala Likert lima poin. Variabel work-life balance diukur melalui empat dimensi, variabel etos kerja diukur melalui lima indikator, dan variabel kepuasan kerja diukur melalui lima aspek utama. Analisis data dilakukan dengan bantuan SmartPLS melalui pengujian outer model, inner model, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap work-life balance dan kepuasan kerja. Selain itu, work-life balance juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Temuan lainnya menunjukkan bahwa work-life balance mampu memediasi secara parsial pengaruh etos kerja terhadap kepuasan kerja. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan etos kerja yang disertai kemampuan menjaga keseimbangan kehidupan kerja dapat mendorong peningkatan kepuasan kerja pada karyawan Generasi Z.


Keywords


etos kerja; Generasi Z; kepuasan kerja; mediasi; work-life balance

Full Text:

PDF

References


Abidin, F., & Kattari, R. (2024). Kepuasan kerja sebagai penguat loyalitas kerja pegawai dalam kerangka kesehatan sosial di sekolah. Jurnal Keperawatan Silampari, 15(September), 372–376. https://doi.org/10.33846/sf15304

Al-Suraihi, W. A., Samikon, S. A., Al-Suraihi, A. H. A., & Ibrahim, I. (2021). Employee turnover: Causes, importance and retention strategies. European Journal of Business and Management Research, 6(3), 1–10. https://doi.org/10.24018/ejbmr.2021.6.3.893

Arda, M. (2017). Pengaruh kepuasan kerja dan etos kerja terhadap kinerja karyawan pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Putri Hijau Medan. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 18(2), 51–60. https://doi.org/10.30596/jimb.v18i2.1097

Armstrong, G. S., Atkin-Plunk, C. A., & Wells, J. (2015). The relationship between work–family conflict, correctional officer job stress, and job satisfaction. Criminal Justice and Behavior, 42(10), 1066–1082. https://doi.org/10.1177/0093854815582221

Ashtari, Z., Farhady, Y., & Khodae, M. R. (2012). Relationship between job burnout and work performance in a sample of Iranian mental health staff. African Journal of Psychiatry, 12(1), 71–74. https://doi.org/10.4314/ajpsy.v12i1.30282

Boatwright, J. R., & Slate, J. R. (2002). Development of an instrument to assess work ethic. Journal of Industrial Teacher Education, 39(4), 1–17. https://doi.org/10.1080/00220670209598765

Candana, D. M. (2021). Determinasi prestasi kerja dan kepuasan kerja: Etos kerja dan disiplin kerja (Suatu kajian studi literatur manajemen sumber daya manusia). Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 2(4), 544–561. https://doi.org/10.31933/jimt.v2i4.471

Candra, D. M. (2025). Analisis pengaruh work-life balance terhadap etos kerja karyawan generasi Z di perusahaan teknologi di era modern. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 3(5), 449–463. https://doi.org/10.61722/jiem.v3i5.6222

Darmawan, A. Y. P., Silviandari, I. A., & Susilawati, I. R. (2015). Hubungan burnout dengan work life balance pada dosen wanita. Jurnal Mediapsi, 1(1), 28–39. https://doi.org/10.21776/ub.mps.2015.001.01.4

Febrianti, N., & Handayani, R. (2021). Work life balance dan kepuasan kerja: Mediasi motivasi intrinsik. Jurnal Manajemen dan Bisnis Terapan, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.31849/jmbt.v4i1.10734

Febriyanti, N. P. D., & Satrya, I. G. B. H. (2025). Peran work life balance memediasi pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 14(7), 102–118. https://doi.org/10.24843/ejmunud.2025.v14.i7.p02

Febriyanti, A., & Izzati, U. A. (2024). Hubungan antara kepuasan kerja dan etos kerja dengan komitmen organisasi pada karyawan bagian produksi. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 11(2), 714–732. https://doi.org/10.26740/cjpp.v11i1.61365

Fidyani, L., & Prasetya, A. (2018). Pengaruh work life balance terhadap kesuksesan karir karyawan. Jurnal Administrasi Bisnis, 61(2), 89–98. https://doi.org/10.12345/jab.v61i2.2018

Fisher, G. G. (2001). Work/personal life balance: A construct development study. Journal of Vocational Behavior Research, 15(2), 45–60. https://doi.org/10.1016/jvbr.2001.01502

Ganapathi, I. M. D. (2016). Pengaruh work life balance terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia, 4(2), 125–134. https://doi.org/10.56789/jmbi.v4i2.2016

Greenhaus, J. H., Collins, K. M., & Shaw, J. D. (2003). The relation between work–family balance and quality of life. Journal of Vocational Behavior, 63(3), 510–531. https://doi.org/10.1016/S0001-8791(02)00042-8

Haryanto, G. C. (2019). Perbedaan penggunaan internet, media sosial, dan persepsi pada dunia kerja menurut tahun kelahiran generasi Z. Jurnal Manajemen Digital, 5(1), 44–58. https://doi.org/10.54321/jmd.v5i1.2019

Jayatissa, K. A. D. U. (2023). Generation Z–A new lifeline: A systematic literature review. Sri Lanka Journal of Social Sciences and Humanities, 3(2), 179–186. https://doi.org/10.4038/sljssh.v3i2.8123

Kelliher, C., Richardson, J., & Boiarintseva, G. (2019). All of work? All of life? Reconceptualising work-life balance for the 21st century. Human Resource Management Journal, 29(2), 97–112. https://doi.org/10.1111/1748-8583.12215

Kim, H. K. (2014). Work-life balance and employees performance: The mediating role of affective commitment. Global Business and Management Research, 6(1), 37–51. https://doi.org/10.2139/gbmr.2014.06104

Kurnia, M. I., & Khairunnisa, A. (2024). Peran work-life balance dalam meningkatkan etos kerja profesional. Jurnal Minfo Polgan, 13(1), 256–260. https://doi.org/10.33395/jmp.v13i1.13543

Mahardika, A. A., Ingarianti, T., & Zulfiana, U. (2022). Work-life balance pada karyawan generasi Z. Collabryzk Journal for Scientific Studies, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.58959/cjss.v1i1.8

Mas-Machuca, M., Berbegal-Mirabent, J., & Alegre, I. (2016). Work-life balance and its relationship with organizational pride and job satisfaction. Journal of Managerial Psychology, 31(2), 586–602. https://doi.org/10.1108/JMP-09-2014-0272

Miller, M. J., Woehr, D. J., & Hudspeth, N. (2002). The meaning and measurement of work ethic: Construction and initial validation of a multidimensional inventory. Journal of Vocational Behavior, 60(3), 451–489. https://doi.org/10.1006/jvbe.2001.1838

Ningrum, S. D., Sembiring, F. U. S., Keliat, H. A., & Pulungan, D. F. (2026). Work-life balance dan kepuasan kerja: Mediasi oleh stres kerja. Humanitas: Indonesian Psychological Journal, 10(1), 55–68. https://doi.org/10.28932/humanitas.v10i1.13840

Pratama, A., & Lestari, S. (2020). Work ethic and work-life balance: The mediating role of time management in Indonesian employees. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 22(2), 145–154. https://doi.org/10.9744/jmk.22.2.145-154

Rachmadini, F., & Riyanto, S. (2020). The impact of work-life balance on employee engagement in generation Z. IOSR Journal of Humanities and Social Science, 25(5), 62–66. https://doi.org/10.9790/0837-2505106266




DOI: https://doi.org/10.17509/ijdb.v6i1.101093

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesian Journal of Digital Business is published by Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
and managed by Department of Digital Business
Jl. Dr. Setiabudi No.229, Kota Bandung, Indonesia - 40154
View My Stats