Tantangan Work-Life Balance Pegawai Perempuan pada Tahapan Pemilu dan Pemilihan: Perspektif Gender di KPU Provinsi Sumatera Barat

Hartina Silka, Farlis Fiko

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman pegawai perempuan di KPU Provinsi Sumatera Barat dalam menghadapi tantangan work-life balance selama tahapan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian berjumlah sepuluh orang pegawai perempuan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Colaizzi dengan tahapan identifikasi pernyataan signifikan, perumusan makna, pengelompokan tema, dan penyusunan deskripsi esensial fenomena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tantangan work-life balance dipengaruhi oleh tingginya intensitas kerja selama tahapan Pemilu yang memicu konflik antara pekerjaan dan kehidupan keluarga; (2) pegawai perempuan memaknai peran ganda sebagai proses adaptasi dan pengelolaan prioritas, namun tetap mengalami double burden akibat dominannya tanggung jawab domestik yang masih dibebankan kepada perempuan; dan (3) ketidakseimbangan work-life balance diinterpretasikan melalui munculnya spillover antara pekerjaan dan keluarga, rasa bersalah terhadap peran pengasuhan, serta kebutuhan akan dukungan organisasi yang lebih responsif gender.

Keywords


Gender, KPU Provinsi Sumatera Barat, Work Life Balance.

Full Text:

PDF

References


Biddle, B. J. (1986). Recent developments in role theory. Annual Review of Sociology, 12(1), 67–92. https://doi.org/10.1146/annurev.so.12.080186.000435

Colaizzi, P. F. (1978). Psychological research as the phenomenologist views it. Oxford University Press.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (6th ed.). Sage Publications.

Fisher, G. G., Bulger, C. A., & Smith, C. S. (2009). Beyond work and family: A measure of work/nonwork interference and enhancement. Journal of Occupational Health Psychology, 14(4), 441–456. https://doi.org/10.1037/a0016737

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work-family balance: A review and extension of the literature. In J. C. Quick & L. E. Tetrick (Eds.), Handbook of Occupational Health Psychology (2nd ed., pp. 165–183). American Psychological Association.

Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of conflict between work and family roles. Academy of Management Review, 10(1), 76–88. https://doi.org/10.2307/258214

Hochschild, A. R. (1989). The second shift: Working parents and the revolution at home. Viking Penguin.

Kahn, R. L., Wolfe, D. M., Quinn, R. P., Snoek, J. D., & Rosenthal, R. A. (1964). Organizational stress: Studies in role conflict and ambiguity. John Wiley & Sons.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif : (Untuk Penelitian Yang Bersifat : Eksploratif, Enterpretif, Interaktif Dan Konstruktif). Alfabeta. Https://Opac.Perpusnas.Go.Id/Detailopac.Aspx?Id=1324393




DOI: https://doi.org/10.17509/ijdb.v5i4.104835

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesian Journal of Digital Business is published by Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
and managed by Department of Digital Business
Jl. Dr. Setiabudi No.229, Kota Bandung, Indonesia - 40154
View My Stats