Pengaruh PDRB, Angka Kemiskinan, Tingkat Pengangguran, dan Jumlah Tenaga Kesehatan Terhadap Pengidap Tuberkulosis Di Jawa Barat Tahun 2022-2024

Azzara Aprelia Rahmawati, Siti Fatimah Nurhayati

Abstract


Tuberkulosis (TBC) masih menjadi permasalahan kesehatan utama di Provinsi Jawa Barat dengan jumlah kasus tertinggi di Indonesia yang dipengaruhi tidak hanya oleh faktor medis tetapi juga kondisi ekonomi dan ketersediaan tenaga kesehatan, sehingga penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor tersebut sebagai dasar kebijakan pengendalian TBC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB, kemiskinan, tingkat pengangguran, dan jumlah tenaga kesehatan terhadap jumlah kasus TBC di 28 kabupaten/kota Jawa Barat periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data panel dari BPS dan Dinas Kesehatan, dengan jumlah sampel 84 observasi, serta dianalisis menggunakan regresi data panel melalui pemilihan model terbaik Fixed Effect Model (FEM) berdasarkan uji Chow dan Hausman, serta uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel berpengaruh signifikan, dimana PDRB dan kemiskinan berpengaruh positif, sedangkan pengangguran dan tenaga kesehatan berpengaruh negatif, dengan nilai R² sebesar 0,993. Kesimpulannya, penelitian ini dilakukan karena tingginya kasus TBC dengan tujuan mengidentifikasi pengaruh faktor ekonomi dan kesehatan, sehingga pengendalian TBC memerlukan pendekatan yang menyeluruh melalui pemerataan ekonomi, pengurangan kemiskinan dan pengangguran, serta peningkatan tenaga kesehatan

Keywords


tuberkulosis, PDRB, kemiskinan, tenaga kesehatan, Jawa Barat

Full Text:

PDF

References


Boccia, D., Hargreaves, J., de Stavola, B. L., Fielding, K., Schaap, A., Godfrey-Faussett, P., & Ayles, H. (2011). The association between household socioeconomic position and prevalent tuberculosis in zambia:

A case-control study. PLoS ONE, 6(6), hal.: 1-11.

https://doi.org/10.1371/journal.pone.0020824

Dariatno Sihaloho, E., Lutfiana Alfarizy, I., & Budiati Sagala, E. (2019). Indikator Ekonomi dan angka tuberkulosis di Kabupaten Kota di Jawa Barat. Jurnal Iilmu Ekonomi dan Pembangunan, 19(2), hal.: 1412-2200 https://jurnal.uns.ac.id/jiep/article/view/33698/25008

Dinas Kesehatan Jawa Barat. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 Tim Penyusun. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Greene, W. H. (2012). Econometric analysis. New York: Prentice hall.

Ismawati, R., Sainuddin, S., Adam, A., Abdullah, A. Z., Masyarakat, M. K., Mega Buana, U., & Korespondensi, A. (2024). Hubungan Kinerja Tenaga Kesehatan Dalam Temuan Kasus TBC di wilayah kerja dinas kesehatan Toraja Utara. Jurnal Mitra Sehat. Hal.: 2089-2551. https://journal.stikmks.ac.id/a

Kemenkes RI. (2024). Laporan Program Penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kusumaningrum, A., Wulandari, G., & Kautsar, A. (2023). Tuberkulosis di Indonesia: Apakah Status Sosial Ekonomi dan Faktor Lingkungan Penting? Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 23(1), hal.: 1–14. https://doi.org/10.21002/jepi.2023.01

Nabiha. (2023). Analisis Kualitas Udara (Pm 2.5) Dan Faktor Iklim (Kelembapan dan Curah Hujan) Dengan Kejadian Tuberkulosis di Jakarta. Laporan MBKM by design FKM Unair.

Potty, R. S., Kumarasamy, K., Adepu, R., Reddy, R. C., Singarajipura, A., Siddappa, P. B., Sreenivasa, P. B., Thalinja, R., Lakkappa, M. H., Swamickan, R., Shah, A., Panibatla, V., Dasari, R., & Washington, R. (2021). Community health workers augment the cascade of TB detection to care in urban slums of two metro cities in India. Journal of Global Health, 11, hal.: 1–15. https://doi.org/10.7189/JOGH.11.04042

Przybylski, G., Dąbrowska, A., Pilaczyńska-Cemel, M., & Krawiecka, D. (2014). Unemployment in TB patients Ten-year observation at regional center of pulmonology in bydgoszcz, Poland. Medical Science Monitor, 20,

hal.: 2125–2131. https://doi.org/10.12659/MSM.890709

Rafiq, M., Saqib, S. E., & Atiq, M. (2021). Health-Related Quality of Life of Tuberculosis Patients and the Role of Socioeconomic Factors: A Mixed-Method Study. The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 106(1), 80–87. https://doi.org/10.4269/ajtmh.

Saunders, M. J., Montoya, R., Quevedo, L., Ramos, E., Datta, S., & Evans, C. A. (2025). The social determinants of tuberculosis: a case-control study characterising pathways to equitable intervention in Peru. Infectious Diseases of Poverty. 14(1). Hal.: 1-14. https://doi.org/10.1186/s40249-025-01324-6

Sejati, & Sofiana. (2015). Faktor-Faktor Terjadinya Tuberkulosis.

In Jurnal Kesehatan masyarakat (10,2). Hal.: 122-128 http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas

Sihaloho et al. (2021). Pengaruh Angka Kemiskinan Terhadap Angka Tloluberkulosis di Indonesia Oleh. In of Applied Business and Economics (JABE) (7,3). Hal.: 123-132 http://dx.doi.org/10.30998/jabe.v7i3.6470

Siti Fatimah Nurhayati, & Tunjung Tyas Satiti. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah. In Jurnal Ekonomi dan Bisnis.

Hal.: 2621-0584

Siwiendrayanti, A., Sukendra, D. M., & Arofah, D. (2018). Analisis Spasial dan Temporal Persebaran Kasus Baru TB Paru BTA (+) di Kabupaten Batang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 17(2),

hal.: 95-103. https://doi.org/10.14710/jkli.17.2.95-103

WHO. (2005). Addresing Poverty in TB Control Options for National TB Control Programmes.

WHO. (2022). Global Tuberculosis report 2022. http://apps.who.int/bookorders.

WHO. (2023). Global Tuberculosis Report 2023.

WHO. (2024). Global tuberculosis report.

Widianti et al. (2025). Dampak Tuberkulosis Paru Terhadap Perkembangan Fisik dan Kognitif Anak di Puskesmas Sematang Borang Kota Palembang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1),

hal.: 5030–5037. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2559




DOI: https://doi.org/10.17509/ijdb.v5i4.99709

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesian Journal of Digital Business is published by Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
and managed by Department of Digital Business
Jl. Dr. Setiabudi No.229, Kota Bandung, Indonesia - 40154
View My Stats