STANDAR SISTEM MUTU DAN PENGEMBANGAN SISTEM MUTU DI ORGANISASI PENDIDIKAN

Dedy Achmad Kurniady

Abstract


Sebuah organisasi pendidikan seharusnya selalu melakukan pengembangan pengembangan strategi yang disesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan lingkungan agar mampu bertahan dan bersaing dengan organisasi pendidikan yang lainnya. Untuk mencapai hal tersebut, agar bisa mencapai daya saing global di dunia pendidikan, selayaknya setiap organisasi pendidikan harus selalu melakukan contiously improvement di dalam berbagai komponen manajemen pendidikan sehingga mampu memenuhi keinginan stakeholder yang dijadikan patokan atau standar dalam rangka mencapai daya saing secara global.

Keywords


Mutu dan Pengembangan Sistem Mutu

Full Text:

PDF

References


Brennan, J. and Shah, T.,(2000) Managing Quality in Higher Education, OECD, SRHE and Open University Press, Buckingham

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, (2005), Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED) : Manfaat bagi Pimpinan Perguruan Tinggi. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Fandy Tjiptono. 2003. Total Quality Management, Andi Yogyakarta Hedwig, Rinda. Gerardus Polla (2006). Model Sistem Penjaminan Mutu, Graha Ilmu, Jakarta.

Kantor Jaminan Mutu, (2004), Instrumen Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi Universitas Gadjah Mada, Universitas Gadjah Mada (KJM -UGM).

Sanusi, A., (1990). Pendidikan Alternatif; Menyentuh Aras Dasar Persoalan Pendidikan dan Kemasyarakatan, Bandung: PPs IKIP Bandung.




DOI: https://doi.org/10.17509/jap.v13i1.6382

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Administrasi Pendidikan



ISSN: p.1412-8152 e.2580-1007
Jurnal Administrasi Pendidikan is issued by Program Studi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
free
hit counter
View My Stats