The Role of Local Arts Communities in Supporting Multicultural Arts Learning in Primary Schools
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ambarwangi, S., & Suharto, S. (2013). Pendidikan multikultural di sekolah melalui pendidikan seni tradisi. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 13(1), 77–85. https://doi.org/10.15294/harmonia.v13i1.2535
Arikunto, S. (2010). Metode Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Azra, A. (2007). Identitas dan Krisis Budaya, Membangun Multikulturalisme Indonesia. Jakarta: Pustaka Indonesia.
Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Indonesia 2021. Jakarta: BPS.
Baidhawy, Z. (2005). Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga.
Banks, J. A. (2008). An Introduction to Multicultural Education. University of Washington.
Bastos, F., & Zimmerman, E. (2017). Creativity in art education: Intersecting with design, visual culture, and social justice. Revista GEARTE, 4(3), 384–401. https://doi.org/10.22456/2357-9854.75178
Chrisnahanungkara, A. J. (2020). Pendidikan seni musik berbasis bahan ajar multikultural. Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni, 3(1), 39–50. https://doi.org/10.37368/tonika.v3i1.139
Dantes, N. (2014). Landasan pendidikan: Tinjauan dari dimensi makropedagogis. Graha Ilmu.
Desyandri. (2014). Peran seni musik dalam pendidikan multikultural. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i1.2613
Farid, M. (2023). Pemanfaatan konten multibudaya dalam pembelajaran seni budaya di sekolah dasar. The Elementary, 1(1), 20–27. https://doi.org/10.56404/tej.v1i1.48
Lentho, H. (2026, April 1). Surabaya perkuat ekosistem kebudayaan dengan forum triadik. [Pernyataan pers]. Komunitas Surabaya Juang.
Iriani, Z. (2008). Peningkatan mutu pembelajaran seni tari di Sekolah Dasar. Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni, 9(2). https://doi.org/10.24036/komposisi.v9i2.98
Karli, H. (2014). Perbedaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006 dan Kurikulum 2013 untuk jenjang sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Penabur, 13(22), 85–94.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar pancasila. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Data warisan budaya tak benda indonesia. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Indikator kinerja program direktorat pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Data komunitas seni tradisional di indonesia. Jakarta: Kemendikbudristek.
Hunter-Doniger, T., & Berlinsky, R. (2017). The power of the arts: Evaluating a community artist-in-residence program through the lens of studio thinking. Arts Education Policy Review, 118(1), 19–26. https://doi.org/10.1080/10632913.2015.1011814
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology. Sage Publications.
Lash, S., & Featherstone, M. (Eds.). (2002). Recognition and difference: Politics, identity, multiculture (Vol. 2). Sage.
Lodo, N. S. A. (2017). Analisis sikap dan muatan pembelajaran SBDP pada tema lingkungan sahabat kita kurikulum 2013 kelas v serta potensi budaya lokal pendukung dalam pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 57-67. https://doi.org/10.23887/jipp.v1i1.11962
Marni, Y., & Mayar, F. (2023). Mengoptimalkan pembelajaran seni rupa di sekolah dasar: Strategi dan praktek terbaik. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 2658-2667. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.950
Mawati, A. T., Hanafiah, H., Arifudin, O., & Kartika, I. (2023). Dampak Pergantian kurikulum pendidikan terhadap peserta didik sekolah dasar. Jurnal Primary Edu, 1(1), 69-82. 10.63878
Morrison, G. S. (2019). Dasar-dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: PT Indeks.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71.
Pusat Kurikulum dan Perbukuan. (2021). Survei kompetensi guru seni budaya di sekolah dasar. Jakarta: Kemendikbudristek.
Puspita, W. A. (2013). Multikulturalisme dalam pendidikan anak usia dini. VISI: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal, 8(2), 144-152. https://doi.org/10.21009/JIV.0802.8
Rohidi, T. R. (2016). Pembelajaran seni dari Tradisional ke pasca tradisional: Strategi kebudayaan dengan sumber kearifan lokal. Makalah Seminar Nasional, UPI.
Setiadi, E. M. (2017). Ilmu sosial & budaya dasar. Jakarta: Kencana.
Supatmo. (2021). Meneguhkan literasi multikultural melalui pendidikan seni: Perspektif dan urgensi pembelajaran seni budaya abad 21 di sekolah. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 4(1), 32–38. https://proceeding.unnes.ac.id/index.php/snpasca/article/view/818
Susilo, Y. S., & Soeroso, A. (2014). Strategi pelestarian kebudayaan lokal dalam menghadapi globalisasi pariwisata: Kasus kota Yogyakarta. BAPPEDA Kota Yogyakarta, 3.
Torres, C. A., & Tarozzi, M. (2020). Multiculturalism in the world system: Towards a social justice model of inter/multicultural education. Globalisation, Societies and Education, 18(1), 7–18. https://doi.org/10.1080/14767724.2019.1690729
Triyanto, T. (2018). Pendekatan kebudayaan dalam penelitian pendidikan seni. Jurnal Imajinasi, 12(1), 65-76. https://doi.org/10.15294/imajinasi.v12i1.14358
Warsah, I. (2017). Kesadaran multikultural sebagai ranah kurikulum pendidikan. Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 268-279. https://doi.org/10.29313/tjpi.v6i2.2845
Yuni, Q. F. (2017). Kreativitas dalam pembelajaran seni musik di sekolah dasar: Suatu tinjauan konseptual. ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal, 4(1), 55-77. http://dx.doi.org/10.21043/elementary.v4i1.1980
Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan (Ed. ke-2). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
DOI: https://doi.org/10.17509/md.v22i1.101104
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.png)
Universitas Pendidikan Indonesia, Purwakarta Campus
Jl. Veteran No. 8. Purkawarta
West Java, Indonesia
Email: [email protected]






















