OPTIMALISASI PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI PERMAINAN LAGU DAERAH “AMPAR-AMPAR PISANG”

Maulida Maulida

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran guru atau orangtua dalam mengoptimalisasikan aspek perkembangan motorik halus anak melalui permainan lagu daerah “Ampar-Ampar Pisang”. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini  menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti sebagai instrumen utama dalam melakukan penelitian. Teknik menggunakan pertanyaan penelitian, pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Tahapan pengumpulan data adalah tahap reduksi data, tahap display data, dan tahap simpulan analisis data. Hasil menunjukkan bahwa guru atau orangtua mengoptimalisasikan perkembangan motorik halus anak dengan permainan lagu daerah. Sehingga dapat menyediakan kesempatan pada anak untuk mengenalkan budaya Banjar melalui sebuah permainan tersebut. Tentunya  dengan cara metode bernyanyi, metode bermain dan metode drill. Melalui tiga metode ini, guru tau orangtua dapat mengoptimalisasikan aspek perkembangan motorik halus anak.

 

Kata Kunci: Perkembangan motorik halus anak, Permainan “Ampar-Ampar Pisang”


References


Brewster, J., Ellis, G., & Girard, D. (2002). The Primary English Teacher’s Guide. London: Pearson Education.

Hartinah, U., Mayar, F., & Suryana, D. (2019). Efektivitas Mencetak Percikan Daun Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Suayan. Jurnal Usia Dini, 4(2), 55–66. Retrieved from https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jud/article/view/12093

Hasibuan, J. J. (2006). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Linse, C. T. (2005). Practical English

Masnipal. (2013). Siap Menjadi Guru dan Pengelola PAUD Profesional (Indonesian Edition). Jakarta: Elex Media Komputindo.

Nurdiani, Y. (2013). Penerapan Prinsip Bermain Sambil Belajar Dalam Mengembangkan Multiple Inteligencia Pada Pendidikan Anak Usia Dini (Study Kasus Di PAUD Daarul Piqri Kelurahan Leuwigajah Cimahi Selatan). Empowerment, 2(2), 85–93. https://doi.org/10.22460/empowerment.v2i2p85-93.601

Nutbrown, C., & Clough, P. (2015). Early Childhood Education: History, Philosophy and Experience Edisi Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Novan, A. W. (2016). Konsep Dasar PAUD. Yogyakarta: Gava Media.

Sudjana, N. (2004). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo. https://doi.org/2004

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Mix Methods. Bandung: Alfabeta.

Sujiono, B., Sumantri, M., Aisyah, S., Tatminingsih, S., Amini, M., &

Sutini, A. (2018). Meningkatkan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2). Retrieved from http://ejournal.upi.edu/index.php/cakrawaladini/article/view/10386/6431

Sutini, A., & Rahmawati, M. (2018). Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Model Pembelajaran BALS. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2).

Yustina, L. S. (2012). Children’s Language Development in Learning Speaking and Listening. Al-Ta Lim, 19(3), 245. https://doi.org/10.15548/jt.v19i3.59




DOI: https://doi.org/10.17509/cd.v11i1.20133

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Diterbitkan atas kerjasama Program Studi PGPAUD UPI Kampus Cibiru

dan

APG PAUD Indonesia

Creative Commons Attribution ShareAlike license icon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats