PELATIHAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA BAGI GURU TAMAN KANAK-KANAK DI KOTA BANDUNG

Euis Kurniati, Vina Adriany, Mirawati Mirawati, Ina Winangsih, Ridha Marissa El-Siera

Abstract


Bencana banjir yang sering terjadi di Bandung memiliki banyak kerugian terutama bagi anak usia dini. Penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan anak sebagai seorang yang rentan dan memiliki kebergantungan pada orang dewasa dalam kebencanaan. Makalah ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana bagi guru Taman kanak-Kanak di kota Bandung sebagai upaya pengurangan risiko bencana di lembanga pendidikan anak usia dini. Terdapat 24 orang guru dari 12 lembaga TK yang berasal dari kecamatan Dayeuhkolot Bandung sebagai wilayah yang sering terdampak dalam bencana banjir yang ikut berpatisipasi dalam kegiatan pelatihan ini. Dengan menyampaikan pematerian, pelatihan, serta simulasi pengurangan risiko bencana pada guru TK, diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana khususnya pada daerah rawan bencana banjir. Keluaran dari makalah ini diharapkan dapat menjadi sarana dan masukkan bagi pemangku kebijakan dan pendidik dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana.


References


Aghaei, N., Seyedin, H., & Sanaeinasab, H. (2018). Strategies for Disasater Risk Reduction Education: A Systematic Review. Journal of Education and Health Promotion.

ASEAN Disaster Risk Management Initiative. (2010). Synthesis Report on Ten ASEAN Countries Disaster Risks Assessment.

Boon, H. J., & Pagliano, P. J. (2015). Disaster Education in Australian Schools. Australian Journal of Environmental Education, 30(2), 187-197.

Bosschaart, A., Kuiper, W., Schee, J. v., & Schoonenboom, J. (2013). The role of knowledge in students’ flood-risk perception. Natural Hazards, 69(3), 1661-1680.

Farid, M., Mano, A., & Udo, K. (2012). Urban Flood Inundation Model for High-Density Building Area. Journal of Disaster Research, 7(5), 554-559.

Haynes, K., Ronan, K., Bird, D. K., Towers, B., & Amri, A. (2017). Disaster risk reduction education in Indonesia: challenges and recommendations for scaling up. Natural Hazards and Earth System Sciences, 17(4), 595–612. https://doi.org/10.5194/nhess-17-595-2017.

Kemendiknas No. 70a/MPN/SE/2010 tentang Pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana di Sekolah.

Kortenkamp, K. V., & Basten, B. (2015). Environmental Science in the Media_Effects of Opposing Viewpoints on Rosk and Uncertainty Perceptions. Science Communication, 1-27.

Kurniasih, N., & Sukaesih. (2017). Public Health Information Behavior at Flood-Prone Area In Bandung Regency: A Case Study in Baleendah Village, Andir Village, Bojongsoang Village and Dayeuh Kolot Village. Record and Library Journal, 3(1), 1-9.

Peek, L., Abramson, D. M., S.Cox, R., Fothergill, A., & Tobin, J. (2018). Children and Disaster. Springer, 243-261.

Peraturan BNPB Nomor 4 tahun 2008 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana.

Rochman, C., Yulianti, R. N., Nasrudin, D., & Malik, A. (2015). Physics concept on flood mitigation in West Java. 3rd Annual Applied Science and

Engineering Conference (AASEC 2018). Bandung: IOP Publishing.

Thomas, Phillips, Lovekamp, & Fothergill, (2013). Social Vulnerability to Disasters 2nd Edition. US: CRC Press.

Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.

UNISDR (2009). Terminology on Disaster Risk Reduction. Geneva: United Nation.




DOI: https://doi.org/10.17509/cd.v11i1.21552

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Diterbitkan atas kerjasama Program Studi PGPAUD UPI Kampus Cibiru

dan

APG PAUD Indonesia

Creative Commons Attribution ShareAlike license icon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats