THE EFFECT OF WEAVING ACTIVITIES WITH BANANA LEAVES ON FINE MOTOR ABILITY EARLY OF CHILDHOOD

Irmawati Irmawati, Ichsan Ichsan

Abstract


This research aims to determine the effect of weaving activities on fine motor skills in TK Pertiwi 26-13 Bogares Kidul. This research uses a quantitative approach method by carrying out Field Research. This research presents data in the form of numbers using statistical data analysis which has the aim of testing hypotheses and data analysis using regression analysis. The results of the research show that the regression analysis of Y = 5.592 + 0.579X, the equation shows a lot of at least a child's fine motor capacity. Banana leaf weaving affects the fine motor skills of Pertiwi Kindergarten 26-13 Bogares Kidul. The conclusions drawn are: banana leaf weaving give positive affects on fine motor skills development of Pertiwi Kindergarten 26-13 Bogares Kidul children. The contribution of the effectiveness of banana leaf weaving to fine motor skills is seventy-four percent. Based on the reaction analysis and analysis that has been carried out in this research, it can be concluded that the banana leaf weaving variable has a positive and increasing effect on fine motor skills.

Keywords


Weaving Banana Leaves, Fine Motor, Early Childhood

Full Text:

PDF

References


Agustina, S., Nasirun, M., & D, D. (2018). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Bermain dengan Barang Bekas. Jurnal Ilmiah Potensia, 3(1), 24–33. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/potensia/article/view/2963

Arikunto. (1993). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineke Cipta.

Daulay, W. C., & Nurmaniah. (2019). Pengaruh Kegiatan Menganyam Terhadap Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Al-Ihsan Medan T . A 2018 / 2019. Jurnal Usia Dini, 5(2), 7–19.

Depdiknas. (2014). Pedoman Pembelajaran Bidang Pengembangan Motorik di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Depdiknas.

DEPDIKNAS. (2003). Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. https://kelembagaan.ristekdikti.go.id/wpcontent/uploads/2016/08/UU_no_20_th_2003.pdf pada 22 Juli 2019

Fadlillah. (2012). Desain Pembelajaran PAUD. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Fauziddin, M. (2018). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus melalui Teknik Mozaik pada Anak Kelompok B di TK Perdana Bangkinang Kota. Journal of Studies in Early Childhood Education (J-SECE), 1(1), 1. https://doi.org/10.31331/sece.v1i1.581

Ghozali, I. (2005). Aplikasi Analisi Multi Variate dengan Program SPSS. Semarang :Badan Penerbit UNDIP.

Hartati, S. (2005). Perkembangan Belajar Pada Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas Dirjen Pendidikan Tinggi.

Hasan, I. (2004). Analisis Penelitian Data Dengan Stastistik. Jakarta :Bumi Aksara.

Hurlock. (1996). Perkembangan Motorik Anak Usia Dini,. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Kusumaningtyas, L. E. (2018). Meningkatkan Motorik Halus Melalui Kolase Dari Ampas Kelapa Pada Anak Tk Kelas B Usia 5-6 Tahun. Jurnal Audi, 2(2), 76–82. https://doi.org/10.33061/ad.v2i2.1972

Mahmud, B. (2019). Urgensi Stimulasi Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia Dini. DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan, 12(1), 76–87. https://doi.org/10.30863/didaktika.v12i1.177

Meriyati, M., Kuswanto, C. W., Pratiwi, D. D., & Apriyanti, E. (2020). Kegiatan Menganyam dengan Bahan Alam untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 729. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.667

Pamadhi, H. & Sukardi, E (2010). Seni Keterampilan Anak,. (Jakarta: Universitas Terbuka, 2010).

Rahmat dkk. (1994). Kapita Selekta. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Saputra, Y. M. (2005). Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Anak TK. Jakarta: Depdiknas.

Sudjiono, Y. N. (2012). Konsep dasar Pendidikan anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.

Sugiono. (2010). Metode Penelitian Kuantitaif Kualitatif R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujiono, B. dkk. (2010). Metode Pengembangan Fisik. Jakarta : Universitas Terbuka.

Sumanto. (2005). Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Anak TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Susanto, A. (2012). Perkembangan anak usia dini. Jakarta: Kencana Perdana Media Group.

Suyadi. (2014). Teori Pembelajaran Anak Usia Dini dalam Kajian Neurosains. Bandung, Remaja Rosdakarya.

Syamaun, A., & Irfani, N. (2019). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok a Melalui Kegiatan Melipat. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak (JIPA). http://jurnal.stkipan-nur.ac.id/index.php/jipa/article/view/116

Taznidaturrohmah, Y. E., Pramono, P., & Suryadi, S. (2020). Upaya meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan montase pada anak kelompok B di TK Dharma Wanita Dinoyo 01 Mojokerto. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 20–26. https://doi.org/10.21831/jpa.v9i1.29805




DOI: https://doi.org/10.17509/cd.v12i2.39595

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 UPI kampus cibiru

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Published in collaboration Program Studi PGPAUD UPI Kampus Cibiru, APG PAUD Indonesia, and PPJ PAUD Indonesia

Creative Commons License
Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://ejournal.upi.edu/index.php/cakrawaladini.

View My Stats at