Kontekstualisasi Kehidupan Masa Praaksara di Indonesia: Analisis Buku Teks Pembelajaran Sejarah

Michael Silverster Mitchel Vinco

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk mendeksripsikan dan menganalisis kontekstualisasi yang dilakukan penulis buku teks pelajaran sejarah Indonesia. Buku tersebut menjadi pegangan wajib bagi peserta didik sejak tahun 2016 sampai saat artikel ini ditulis. Artikel ini mengambil salah satu tema di dalam buku teks pelajaran sebagai bahan pembahasan, yaitu kehidupan masa praaksara di Indonesia. Metode yang digunakan di dalam artikel ini adalah analisis wacana kritis. Paradigma yang digunakan di dalam artikel ini adalah paradigma definisi sosial, interpretasi sosial, dan posmodernisme. Penilaian-penilaian dan kritik-kritik di dalam artikel ini berdasarkan ketiga paradigma tersebut. Kesimpulan dari artikel ini adalah masih relatif cukup banyak ditemukan kontekstualisasi oleh penulis buku teks yang menggunakan paradigma positivisme tanpa mempertimbangkan keberadaan paradigma lainnya. Penulis buku teks juga melakukan penarikan kesimpulan yang tunggal, padahal kemampuan abad ke-21 yang diharapkan dari peserta didik adalah kekayaan perspektif.

Keywords


Analisis wacana kritis, kontekstualisasi, praaksara, buku teks

Full Text:

PDF

References


Anderson, B. (2001). “Kebutuhan Indonesia: Nasionalisme dan Menumpas Keserakahan”, dalam 100 Tahun Bung Karno. Jakarta: Hasta Mitra.

Anderson, B. (2008). Imagined Communities, Komunitas-Komunitas Terbayang (terjemahan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Diamond, J. (2012). The World Until Yesterday. New York: Viking Penguin.

Gunawan, R., Dwi, A., Lestariningsih, & Sardiman. (2016). Sejarah Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia: Jakarta.

Hamad, I. (2007). “Lebih Dekat dengan Analisis Wacana”. Mediator, 8 (2), Desember.

Hasnawati. (2006). “Pendekatan Contextual Teaching Learning Hubungannya Dengan Evaluasi Pembelajaran”. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 3 (1), April.

Kartodirdjo, S. (1992). Pendekatan ilmu sosial dalam metodologi sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Koentjaraningrat. (2004). Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Pigeaud, Th. (1938). Javaanse Volksvertoningen. Batavia: Volkslectuur. Poloma, M. (2010). Sosiologi Kontemporer. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Prakosa, R. D. (2006). Kesenian Jaranan Kota Surabaya. Tesis. Surakarta: Pascasarjana, STSI Surakarta.

Rihardini, F., & Vinco, M. (2012). Gaung Sang Penakluk Asap. [Film Dokumenter]. Jakarta: Eagle Institute Indonesia & Metro TV.

Ritzer, G. (2010). Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Sardiman. (2004). Memaknai Sejarah. Yogyakarta: Bigraf Publishing.

Sihono, T. (2004). “Contextual Teaching and Learning (CTL) Sebagai Model Pembelajaran Ekonomi Dalam KBK”. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 1 (1), Februari.

Sjamsuddin, H. (2005). “Pembelajaran Sejarah: Refleksi dan Prospek”. Historia Vitae, 19 (2), Oktober.

Sjamsuddin, H. (2013). Kerajaan Sintang 1822- 1942. Yogyakarta: Ombak.

Smith, M. K. (2002). Jerome Bruner and the Process of Education. The Encyclopedia of Informal Education. Online: http://www.infed.org/thinkers/bruner.htm. [Diakses 10 Desember 2015].

Soedjatmoko. (2010). Menjadi Bangsa Terdidik Menurut Soedjatmoko. Jakarta: Kompas Media Nusantara.

Takaya, K. (2008). Jerome Bruner’s Theory of Education: From Early Bruner to Later Bruner. Interchange, 39 (1), hlm. 1-19.




DOI: https://doi.org/10.17509/historia.v1i2.10710

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah 


INDEXED

   

 

TOOLS

     

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Alamat Redaksi: Gedung Numan Soemantri, FPIPS UPI, Departemen Pendidikan Sejarah, Lantai 2, Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung, 40154

 

View "Jurnal Historia" Stats