Green History dalam Buku Teks Sejarah

Hena Gian Hermana

Abstract


Buku teks Sejarah untuk SMA merupakan salah satu bentuk material yang digunakan untuk kepentingan pembelajaran di sekolah. Pembeljaran sejarah berfungsi untuk melestarikan memori kolektif dan nilai-nilai yang dianggap penting, salah satunya peduli lingkungan yang merupakan nilai penting dalam cara pandang ecocentris bagian dari green history. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penggambaran dan representasi nilai green history dalam buku teks sejarah. Metode yang digunakan yaitu content analysis. Sumber data pada penelitian ini adalah buku teks Sejarah SMA kelas X berdasarkan kurikulum 2006 karya I Wayan Badrika yang diterbitkan oleh Erlangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green history direpresentasikan dalam berbagai tema seperti kehidupan awal masyarakat Indonesia (masa berburu dan mengumpulkan makanan serta masa beternak dan bercocok tanam), dan peradaban kuno Asia-Afrika (Peradaban Sungai Shindu dan Gangga, Sungai Kuning, dan Sungai Eufrat dan Tigris). Green History perlu dipahami sebagai cara untuk mengembangkan pikiran peserta didik tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan (understanding how nature sustains life) seperti pengambilan keputusan (decision making skills) di dalam melakukan berbagai tindakan di dalam kehidupan sehari-hari.

Keywords


Peduli lingkungan, green history, buku teks sejarah

Full Text:

PDF

References


Ahmad, T. A. (2013). “Pembelajaran Sejarah Berwawasan Lingkungan”. Indonesian Journal of Conservation (IJC), 2 (1), hlm. 74-83.

Aisyah, S. (2015). “Kurikulum dan Kontroversi Buku Teks Sejarah dalam KTSP”. Jurnal Pendidikan IPS, 1 (9), hlm. 1794- 1804.

Artun, H. & Özsevgeç, T. (2016). “A Study on The Evaluation of the Applicability of an Environmental Education Modular Curriculum”. International Journal of Environmental & Science Education, 11 (15), hlm. 7318-7347.

Badrika, I. W. (2006). Sejarah untuk SMA jilid 1 Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Foster, D. R. (2010). “Conservation Lessons & Challenges from Ecological History”. New Hamspire, USA: Journal of Ecology, Vol. 76.

Gadotti, M. (2010). Reorienting Education Practices towards Sustainability. Journal of Education for Sustainable Development, 4(2), hlm. 203-211. DOI: 10.1177/097340821000400207.

Hamalik, O. (2008). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hasan, S. H. (2012). Pendidikan Sejarah Indonesia Isu dalam Ide dan Pembelajaran. Bandung: Rizqi Press.

Kahn, R. (2008). From Education for Sustainable Development to Ecopedagogy: Sustaining Capitalism or Sustaining Life? Green Theory & Praxis The Journal of Ecopedagogy, 4 (1), hlm. 1-14. DOI: 10.3903/gtp.2008.1.2.

Mulyana, A. (2013). Nasionalisme dan Militerirsme: Ideologisasi Historiografi Buku Teks Pelajaran Sejarah SMA. Paramita, 23 (1), hlm. 78-87. DOI: http://dx.doi. org/10.15294/paramita.v23i1.2498.

Mulyana, A. & Darmiasti. (2009). Historiografi di Indonesia: Dari Magis-Religius Hingga Strukturis. Bandung: PT Refika Aditama.

Mulyana, A. & Gunawan, R. (2007). Sejarah Lokal: Penulisan dan Pembelajaran di Sekolah. Bandung: Salamina Press.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 11 Tahun 2005

Prabawani, B. (2017). “Primary Schools Eco-Friendly Education in the Frame of Education for Sustainable Development”. International Journal of Environmental & Science Education, 12 (4), hlm. 607-616.

Purwanta, H. (2012). “Evaluasi Buku Teks Pelajaran Sejarah Pada Masa Orde Baru”. Cakrawala Pendidikan, 31 (3), 424-440.

Purwanto, B. & Adam, A.W. (2005). Menggugat Historiografi Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Sadiman. (2007). Media Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Supriatna, N. (2011). “Konstruksi Pembelajaran Sejarah yang Berorientasi pada Masalah Kontemporer Pembangunan”. Mimbar, 27 (1), hlm. 21-30.

Supriatna, N. (2014). “Green History Dalam Kurikulum 2013: Belajar Dari Pengalaman Historis Hubungan Manusia Dengan Alam”, dalam D.A.G Agung (ed.), Prosiding Seminar Nasional Pembelajaran Sejarah di Tengah Perubahan, pp. 64-77. Malang: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.

Supriatna, N. (2016). Ecopedagogy: Membangun Kecerdasan Ekologis dalam Pembelajaran IPS. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Jurnal dan Makalah Prosiding

Utami & Widiadi. (2016). “Wacana Bhineka Tunggal Ika dalam Buku Teks Sejarah”. Paramita, 26 (1), hlm. 106-117.

Warju. (2017). “Evaluating the Implementation of Green School (Adiwiyata) Program: Evidence from Indonesia”. International Journal of Environmental & Science Education, 12 (6), hlm. 1483-1501.




DOI: https://doi.org/10.17509/historia.v2i1.12564

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah



 Image result for logo garuda ristekdikti

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Alamat Redaksi: Gedung Numan Soemantri, FPIPS UPI, Departemen Pendidikan Sejarah, Lantai 2, Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung, 40154

 

View "Jurnal Historia" Stats