Representasi Perempuan dalam Transisi Kekuasaan Pendudukan Jepang di Indonesia pada Media Massa
Abstract
The transition from Dutch colonial rule to Japanese occupation in Indonesia in the early 1940s marked a profound ideological and political rupture. Beyond military conquest, the Japanese regime consolidated authority through cultural and symbolic strategies, particularly by mobilizing mass media as wartime propaganda. This study examines how colonial media reshaped representations of Indonesian women during the occupation. Using historical research methods, including source criticism and contextual analysis, this study applies Stuart Hall’s theory of representation to examine meaning production in colonial discourse. The analysis focuses on two official magazines, Poestaka Timoer and Djawa Baroe, which functioned as key media platforms under Japanese administration. The findings reveal a systematic ideological transformation in representations of Indonesian women, who were rearticulated as disciplined, loyal, and productive colonial subjects aligned with imperial objectives. These images were constructed through coordinated textual and visual narratives promoting new norms of femininity that supported wartime mobilization and governance.
Keywords : Colonial propaganda; cultural representation; Japanese occupation; wartime media; women’s identity.
Abstrak
Masa transisi dari kolonialisme Belanda menuju pendudukan Jepang di Indonesia pada awal 1940-an merupakan periode krisis ideologis dan politik yang dimanfaatkan oleh kekuatan pendudukan baru. Selain melalui kekuatan militer, pemerintah pendudukan Jepang membangun dan mempertahankan kekuasaannya melalui strategi kultural, terutama dengan memanfaatkan media massa sebagai instrumen propaganda perang. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana media kolonial digunakan untuk membentuk representasi dan identitas perempuan Indonesia pada masa pendudukan Jepang. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Analisis dilakukan dengan menerapkan teori representasi Stuart Hall untuk mengkaji proses produksi makna dalam media kolonial. Sumber utama penelitian ini adalah majalah Poestaka Timoer dan Djawa Baroe yang terbit selama masa pendudukan Jepang. Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi ideologis yang terstruktur dalam representasi perempuan Indonesia di kedua majalah tersebut. Perempuan direpresentasikan sebagai subjek kolonial yang disiplin, produktif, dan loyal terhadap kepentingan pendudukan Jepang. Representasi ini dibangun melalui narasi tekstual dan visual yang menanamkan norma-norma feminitas baru sesuai dengan ideologi kolonial Jepang. Artikel ini berargumen bahwa media massa memainkan peran strategis dalam pembentukan ulang identitas sosial perempuan Indonesia. Melalui Poestaka Timoer dan Djawa Baroe, pemerintah pendudukan Jepang tidak hanya menyebarkan propaganda, tetapi juga menginternalisasikan kontrol ideologis melalui wacana gender. Temuan ini menegaskan pentingnya kajian media kolonial dan representasi gender dalam memahami mekanisme kekuasaan kolonial Jepang di Indonesia.
Kata Kunci: Identitas perempuan; media perang; propaganda; pendudukan Jepang.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adam, A. (2003). Sejarah awal pers dan kebangkitan kesadaran keindonesiaan, 1855–1913. Hasta Mitra.
Andriani, R. R. (2009). Perempuan dan kebijakan propaganda Jepang di Jawa dalam majalah Djawa Baroe 1943–1945 (Skripsi Sarjana, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia).
Benda, H. J. (1956). The beginnings of the Japanese occupation of Java. The Far Eastern Quarterly, 15(4), 541–560. https://doi.org/10.2307/2941923
Chaniago, D. M., & Umairah, U. R. (2018). Sejarah pers kolonial di Indonesia. Khazanah: Jurnal Sejarah dan Ke-budayaan Islam, 8(16). https://doi.org/10.15548/khazanah.v0i0.72
Djawa Baroe. (1943, April 15). Kaoem wanita Nippon jang melatih badanja diair (p. 18).
Djawa Baroe. (1943, June 15). Wanita Indonesia mempeladjari naginata (pp. 19–20).
Djawa Baroe. (1944, June 1). Roepa-roepa orang jang berpakaian Nippon (p. 18).
Gati, R. S. (2024). Bung Tomo: Peran dan sumbangsihnya bagi Indonesia. Diva Press.
Gracela, L. E., Kaswati, A., & Jurahman, Y. (2023). Pengaruh pendudukan Jepang terhadap pergerakan ke-merdekaan Indonesia. Tjantrik: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah, 2(1), 102–119.
Haghia, R. S. (2009). Majalah Keotamaan Isteri (1937–1941): Mempertinggi derajat kaum putri (Skripsi Sarjana, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia).
Haghia, R. S. (2014). Pedoman Masjarakat (1935–1942): Pelopor pembaruan pers Islam di Indonesia (Tesis Magis-ter, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia).
Hall, S. (Ed.). (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. The Open University.
Kartodirdjo, S. (1993). Pendekatan ilmu sosial dalam metodologi sejarah. Gramedia Pustaka Utama.
Keoetamaan Isteri. (1938, January 1).
Keoetamaan Isteri. (1938, March). Perempoean Djepang zaman sekarang (De Japansch vrouw van heden).
Kurasawa, A. (1987). Propaganda media on Java under the Japanese, 1942–1945. Indonesia, 44, 59–116. https://doi.org/10.2307/3351221
Maters, M. (2003). Dari perintah halus ke tindakan keras: Pers zaman kolonial antara kebebasan dan pemberan-gusan, 1906–1942 (M. Joebhaar, Trans.). Hasta Mitra; Pustaka Utan Kayu; KITLV.
Onghokham. (1987). Runtuhnya Hindia Belanda. Gramedia.
Poestaka Timoer. (1940, November 1). Perempoean Djepang (pp. 28–30).
Sato, S. (2006). Indonesia 1939–1942: Prelude to the Japanese occupation. Journal of Southeast Asian Studies, 37(2), 225–248. https://www.jstor.org/stable/20072708
Suliyati, T. (2018). Geisha: Antara tradisi dan citra buruk. Kiryoku, 2(2), 90–97.
Surjomihardjo, A., Adil, H., Lapian, A. B., Hardjoprakoso, M., Atmakusumah, Swantoro, P., Siswadhi, N. S. I., & Suryadinata, L. (1983). Beberapa segi perkembangan sejarah pers di Indonesia. Departemen Penerangan Repub-lik Indonesia.
DOI: https://doi.org/10.17509/historia.v8i2.89155
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah
INDEXED
TOOLS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Alamat Redaksi: Gedung Numan Soemantri, FPIPS UPI, Departemen Pendidikan Sejarah, Lantai 2, Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung, 40154






