Asesmen Keterampilan Menulis dalam Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Tjutju Soendari

Abstract


Dalam konteks pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), asesmen berfungsi untuk melihat kemampuan dan kesulitan yang dihadapi seorang siswa, sebagai bahan untuk menentukan apa yang sesungguhnya dibutuhkan dalam pembelajarannya. Dengan perkataan lain, asesmen digunakan untuk menentukan dan menetapkan dimana letak masalah yang dihadapi serta apa yang menjadi kebutuhan belajar seorang siswa saat ini. Kajian ini mendeskripsikan tentang asesmen keterampilan menulis bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Pembahasan difokuskan pada penetapan ruang lingkup keterampilan menulis, bagaimana mengases dan menganalisis hasil asesmen keterampilan menulis.

Kata Kunci: Asesmen, keterampilan menulis


Keywords


Asesmen, keterampilan menulis

Full Text:

PDF

References


Abdurahman, Mulyono, (2001). Pendidikan bagi Anak berkesulitan Belajar, Jurusan PLB UNJ Jakarta.

Abdurahman, Mulyono dan Estiningsih, E.(1991). Menangani Kesulitan Belajar Berhitung, Jakarta: Depdikbud.

Amin, Moh. (1995). Ortopedagogik anak tunagrahita, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Depdiknas (2006).Standar Isi, Standar kompetensi Lulusan, dan Panduan Penyusunan KTSP Sekolah Dasar, Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan-Dikti.

Hargove, Linda J & Poteet, James A. (1984). Assesment in Special

Education, The Education Evaluation, New Jersey, Prentice Hall, Inc.

Hargove, Linda J and Poteet, James A (1984), Assesment children, introduction to special education, Boston : Alyn Bacon.

Lerner, Janet,W. (1989). Learning Disabilities, Teories, Diagnosis, and teaching Strategies, USA: Houghton Mifflin Company.

McLoughlin,James,A. & Lewis, Rena,B (1981). Assessing Special

StudentsStrategies and Procedures, USA: Merril Publishing Company.

Mercer Cecil D & Mercer, Ann,R (1989), Teaching student with Learning Problems, , USA: Merill Publishing Company.

Myers, Patricia (1986). Methods for Learning disorder, New York: John Wiley and Sons

Payne & Payne (1981). Strategies for Teaching Mentally Retarded 2nd, USA: Charles E.Merrill Publishing Company.

Resmini, N. (2010). Asesmen dalam Pengajaran Menulis di Sekolah Dasar, dalam Proceeding 2nd International Seminar 2010 Practice Pedagogic in Global Education Perspective, Bandung: UPI

Rochyadi & Alimin, Z (2005). Pengembangan Program Individual Bagi Anak Tunagrahita, Jakarta: Depdiknas.

Rochyadi & Soendari (2001). Tingkat Penerapan dan pemahaman

Program Individualisasi Pendidikan (IEP) Oleh Guru-guru SLB di Kodya Bandung, Jakarta: Proyek Pengkajian dan Penelitian Ilmu Pengetahuan, Dikti.

Soendari, T (1996).Penerapan Program Individualisasi dalam Pengajaran Berhitung bagi Anak Luar Biasa, (Makalah disajikan dalam P2M pada Guru-guru SLB di Kodya Bandung).

Suaheri, HN. (1987).Ortodidaktik Anak Tunagrahita III, Jurusan PLB- FIPIKIP Bandung.

Sunardi & Muchlisoh (1997). Menangani Kesulitan Belajar Membaca, Jakarta: Depdikbud.

Yusuf, Munawir, dkk (1997). Mengenal Siswa Berkesulitan Belajar, Jakarta: Depdikbud.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JASSI ANAKKU