Identifikasi Perkembangan Pra Akademik pada Balita oleh Kader Posyandu

Cicih Arningsih

Abstract


Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran pemahaman kader Posyandu tentang perkembangan pra akademik Balita, kemampuan kader menggunakan instrumen Gessel, dan pendapat kader tentang instrumen Gessel. Penelitian menggunakan studi deskriptif. Subyeknyaterdiri dari 30 orang kader. Hasilnya: (1) Semua subyek belum memahami tentang perkembangan pra akademik pada Balita, (2) Kader yang memiliki masa kerja lebih lama, lebih terampil menggunakan instrumen Gessel, (3) Semua subyek berpendapat, instrumen Gessel dapat digunakan di Posyandu dan perlu ada pelatihannya. Kesimpulannya bahwa pemahaman perkembangan pra akademik tidak dipengaruhi oleh Iatar belakang pendidikan dan masa kerjanya. Semakin lama masa kerja kader Posyandu, maka semakinterampil dalam menggunakan instrumen Gessel.

Kata kunci: Identifikasi, Pra akademik, Balita, Kader Posyandu


Keywords


Identifikasi, Pra akademik, Balita, Kader Posyandu

Full Text:

PDF

References


Alimin, Z. (2008). Hambatan Belajar dan Perkembangan. Tersedia

di:zaenalalimin.blogspot.com

Alimin, Z. (2009). Perkuliahan Asesmen Perkembangan: Prodi PKKh SPs UPI: tidak diterbitkan.

Crain, W. (2007). Teori Perkembangan. Pustaka Pelajar: Yogyakarta

Dinkes Kota Bandung (2003). Pedoman Kegiatan Dukungan Puskesmas. Buku saku Puskesmasm Kota Bandung: tidak diterbitkan.

Djumhur, A. (1975). Teknik Jurnalistik Mahasiswa dalam Bidang

Komunikasi. UNPAD Bandung.

Efendi. (1995). Metode Penelitian Untuk Guru. Epsilon: Bandung

Efrina, E. (2007). Penjaringan Anak Berkebutuhan Khusus dalam

Pelaksanaan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita. Tesis Prodi PKKh SPs UPI: tidak diterbitkan.

Gessel, A. (1946). The Child Five to Ten. Harper and Row Publisher: New York USA.

Hidayat. (2010). Perkuliahan Hambatan Belajar dan Perkembangan: Prodi PKKh SPs UPI: tidak diterbitkan.

Hurlock, E. (1978). Perkembangan Anak. Erlangga: Jakarta.

Judarwanto, W. (2008). Deteksi Dini ADHD. Tersedia di: http://puterakembara.org/rm/adhd2.shtail

Moleong, LJ. (1994) Medote Penelitian Kualitatif. Jakarta: Erlangga.

Rahman, Y. (2003). Pengembangan Media Belajar Membaca Untuk Anak Disleksia. Skripsi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB Bandung: tidak diterbitkan.

Rochyadi, E. (2005). Pengembangan Program Pembelajaran Individual Bagi Anak Tunagrahita. Depdiknas Dikti Direktorat PPTKKPT: Jakarta

Santrock. (2006). Child Development: third edition. Mc Grew Hill: USA

Sartika. (2009). Hubungan Interaksi Sosial Anak Usia Dini dengan Kemampuan: Tesis pada Prodi Bimbingan dan Konseling SPs UPI: tidak diterbitkan.

Sembiring. N. (2004). Posyandu Sebagai Sarana Peran Serta Masyarakat Dalam Usaha Meningkatkan Kesehatan Masyarakat: Makalah pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara: tidak diterbitkan

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta: Bandung

Suhaeri (2009) Intervensi Dini. Prodi PKKh SPs UPI: Bandung

Suryabrata. (1992). Panduan Karya Tulis Ilmiah Pendidikan. Tarsito: Yogyakarta

Tim Penggerak PKK Kota Bandung. (2003). Buku Saku Kader Posyandu. Bandung: tiak diterbitkan.

Tim Penggerk PKK Kota Bandung. (2006). Buku Pedoman PKK. Bandung: tidak diterbitkan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JASSI ANAKKU