UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN BUDAYA RELIGIUS DI SMPN 44 BANDUNG

Fahrudin Fahrudin, Endis Firdaus, Alhadi Shafiyullah

Abstract


Abstract. The role of the Islamic Religious Education teacher in learning is very important, especially in instilling students religious values. With the application of the religious culture of students in daily life at school, it will have a major influence on the attitudes and practice of students religious teachings in their daily life. In general, this study aims to describe the efforts of Islamic Education teachers in improving religious culture at SMPN 44 Bandung. Specifically, the purpose of this study is to describe the planning, implementation, constraints, and outcomes of the religious culture program at SMPN 44 Bandung. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The results of this study indicate that the PAI teacher in improving religious culture at SMPN 44 Bandung can be said to be quite successful, especially in changing the character or behavior of students.

 

Abstrak. Peranan guru Pendidikan Agama Islam dalam pembelajaran sangat penting, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai religius siswa. Dengan diterapkannya budaya religius siswa dalam kehidupan sehari-hari di sekolah akan besar pengaruhnya terhadap sikap dan pengamalan ajaran agama siswa dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya  guru PAI dalam meningkatkan budaya religius di SMPN 44 Bandung. Secara khusus tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan  perencanaan, pelaksanaan, kendala, dan hasil dari program budaya religius di SMPN 44 Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAI dalam meningkatkan budaya religius di SMPN 44 Bandung ini bias dikatakan cukup berhasil, khususnya dalam merubah akhlak atau perilaku siswa yang sebelumnya kurang baik menjadi baik.

 

Kata kunci: Upaya Guru PAI, Budaya Religius, PAI di Sekolah

Keywords


Islamic Education Teacher Efforts; Religious Culture; Islamic Education in Schools

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktek (4 ed.). Jakarta: Rineka Cipta.

Asmarani, T., Abdussalam, A., & Surahman, C. (2019). Konsep Muttaqīn dalam al-Qur’an dan Implikasinya Terhadap Tujuan Pendidikan Islam (Studi Analitis Terhadap Konsep al-Muttaqīn dalam Al-Qur’an). Murabby: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 46-56.

Aulia, L. R. (2016). The Impelementation Of Religious Values In Character Education For Learners In Grade School Juara Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Pendidikan, V(3), 314–323.

Emzir. (2011). Metodelogi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: Rajawali Press.

Fakhruddin, A. (2014). Urgensi pendidikan nilai untuk memecahkan problematika nilai dalam konteks pendidikan persekolahan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 12(1), 79–96.

Fakhrudin, A. (2011). Prinsip-prinsip Manajemen Pendidikan Islam. Ta’lim, 9(2), 211.

Fathurrohman, M. (2016). Pengembangan Budaya Religius Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Ta’allum, 4(1), 19–42.

Hamdi, A. S., & E. Bahruddin. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Aplikasi Dalam Pendidikan. (A. Anas, Ed.) (1 ed.). Yogyakarta: deepublish.

Kurniaman, O., & Noviana, E. (2017). Penerapan Kurikulum 2013 Dalam Meningkatkan Keterampilan, Sikap, dan Pengetahuan. Jurnal Primary Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, 6(2), 389–396.

Kusnawan, A. (2010). Perencanaan Pendidikan Tinggi Dakwah Islam. Jurnal Ilmu Dakwah, 4(15), 899–920.

Moleong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Banda Aceh: Remaja Rosdakarya.

Muchith, M. S. (2016). Guru PAI Yang Profesional. Quality Journal, 4(2), 217–235.

Muhaimin. (2006). Nuansa Baru Pendidikan Islam : Mengurai Benang Kusut Dunia Pendidikan (1 ed.). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Muhlison. (2014). Guru Profesional (Sebuah Karakteristik Guru Ideal Dalam Pendidikan Islam). Jurnal Darul Ilmi, 2(2), 46–60.

Nagy, P. T. (2010). Education and Religiosity in Budapest at the Millennium. Journal Social Compass, 57(1), 60–82. https://doi.org/10.1177/0037768609355538

Nasir, M. (2013). Profesionalisme Guru Agama Islam (Sebuah Upaya Peningkatan Mutu Melalui LPTK). Dinamika Ilmu, 13(2), 189–203.

Putra, K. S. (2015). Implementasi Pendidikan Agama Islam Melalui Budaya Religius (Religious Culture) di Sekolah. Jurnal Kependidikan, III(2), 14–32.

Sanusi, H. P. (2013). Peran Guru PAI Dalam Pengembangan Nuansa Religius Di Sekolah. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim, 11(2), 143–152.

Sauri, S. (2003). Pengembangan Strategi Pendidikan Berbahasa Santun di Sekolah. Mimbar Pendidikan, XXII(1), 45–53.

Siregar, F. R. (2017). “ Nilai-Nilai Budaya Sekolah dalam Pembinaan Aktivitas Keagamaan Siswa SD IT Bunayya Padangsidimpuan .” Jurnal Pusat Studi Gender dan Anak, 1, 1–11.

Somantri, M. (2014). Perencanaan Pendidikan. (N. Januarini, Ed.) (1 ed.). Bogor: IPB Press.

Spira, S. C., Studies, R., Davis, Lady, Hospital, I. G., Wainberg, M. A., Centre, A., … Hospital, I. G. (2004). Opinion Jewish religious ethics mandate access to antiretroviral drugs in developing countries. JIAPAC, 3(1), 7–11.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Supriyanto. (2018). Strategi Menciptakan Budaya Religius di Sekolah. Jurnal Tawadhu, 2(1), 469–489.

Wening, S. (2012). Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Nilai. Jurnal Pendidikan Karakter, (1), 55–66.




DOI: https://doi.org/10.17509/t.v7i2.26312

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BY:

                                          


Tarbawy is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.