MODEL PENDIDIKAN KARAKTER DI ISLAMIC FULL DAY SCHOOL (Studi Deskriptif pada SD Cendekia Leadership School, Bandung)

Oci Melisa Depiyanti

Abstract


Penelitian ini berawal dari sebuah teori bahwa manusia dapat di didik dan perlu untuk didik. Manusia memeliki potensi-potensi yang harus dibimbing. Dunia pendidikan selama ini diharapkan menjadi tumpuan untuk menfasilitasi hal tersebut, pendidikan selama ini juga diharapkan mampu menjadi akhir penjaga nilai-nilai kejujuran dan moral bangsa. Namun yang terjadi justeru sebaliknya, banyak faktor yang menyebabkan gagalnya pendidikan yakni faktor lingkungan, kurangnya perhatian orang tua, model pendidikan, metode yang kurang tepat, materi yang tidak sesuai, kepribadian guru dll. Sebagai upaya untuk menanggulangi permasalahan di atas, pemerintah mulai menggalakkan pendidikan karakter. Peneliti beranggapan bahwa penyelesaian berbagai masalah di atas dapat di awali dengan pembenahan model pendidikan di sekolah dasar. Dengan berdasarkan dua ungkapan yang menyatakan bahwa „substansi materi itu lebih penting daripada metode’, dan ungkapan yang kedua menyatakan sebaliknya bahwa „metode lebih penting daripada substansi materi’. Dari kedua ungkapan tersebut peneliti menyimpulkan bahwa substansi materi dan metode sama pentingnya dan keduanya terangkum dalam sebuah model pendidikan. Peneliti memilih model pendidikan karakter di SD Islamic full day school, karena pendidikan karakter harus dibangun dari dasar. SD Cendekia Leadership School menjadi pilih n peneliti karena sekolah tersebut menerapkan kurikulum Leadership yang diintegrasikan dengan nilai- nilai agama Islam yang mengembangkan sevent life skills, dan sistem 4H; hands, head, health dan heart. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh dari narasumber, peristiwa, lokasi dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi partisipatif dan kajian dokumentasi. Hasil penelitian berupa gambaran konstruk model pendidikan yang dilaksanakan di SD Cendekia Leadershi School. Melalui sistem 4H dikembangkan 35 ranah sebagai materi pendidikan karakter dengan indikator yang jelas pada setiap tahap perkembangan anak. Metode pembiasaan dan pengalaman secara langsung menjadi metode utama dalam pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah tersebut.

Keywords


Model Pendidikan Karakter; Pendidikan Karakter; Islamic Full Day School; SD Cendekia Leadership School

References


---. (2007). Al-Qur'an Terjemah per Kata. (L. P. Al-Qur'an, Penerj.) Bandung: CV Haekal Media Centre Departemen Agama Republik Indonesia.

Asufudin, A. F. (2010). Menyucikan Jiwa, Membersihkan Qolbu. Dipetik September 7, 2011, dari http://ustadzfaiz.com/menyucikan-jiwa-membersihkan-qalbu-1/

Bualim. (2008). Ringkasan Transkrip Audio Minhajul Anbiya fi Tazkiyatun Nufus. Dipetik September 7, 2011, dari http://abunashir.blogspot.com/2008/10/manhaj-para-nabi- dalam-tazkiyatun-nufus_9750.html

Koesoema, D. (2009). Pendidikan Karakter di Zaman Keblinger. Jakarta: Grasindo.

Koesoema, D. (2007). Pendidikan Karakter Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo.

Megawangi, R. (2004). Pendidikan Karakter Solusi yang Tepat untuk Membangun Bangsa. Jakarta: BP Migas dan Star Energi.

Moleong, L. (2001). Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosda Karya.

Rasyidin. (2008). Landasan Pendidikan. Bandung: UPI Press.

Sismanto. (2008). Pesantren VS Full Day System. Dipetik September 7, 2011, dari http://buntetpesantren.org/index.php?option=com_content&view=article

Sugiyono. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sujak, Z. A. (2011). Panduan & Aplikasi Pendidikan Karakter. Bandung: Yrama Widya.

Sukmadinata, N. S. (2002). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosda Karya.




DOI: https://doi.org/10.17509/t.v1i2.3769

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BY:

      

    

    

 


Tarbawy is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.