The Dynamics and Implementation Challenges of Islamic Education Policies in Indonesian Schools and Pesantren: A Socio-Cultural Perspective
Abstract
This study examines Islamic education policies within the socio-cultural context in schools and pesantren in Indonesia, aiming to understand the dynamics of policy implementation in shaping students' character and morality. The research employs a Systematic Literature Review (SLR) method by analyzing 20 articles published between 2020 and 2025. The findings reveal that Islamic education policies play a crucial role in character building and spiritual empowerment, although implementation faces obstacles such as weak institutional coordination, uneven budget allocation, and low human resource quality. Additionally, the historical dynamics from the pre-independence era to the reform era have influenced Islamic education policies in Indonesia. In conclusion, Islamic education policies should be optimized by improving educator quality, developing competency-based curricula, and strengthening institutional partnerships between schools and pesantren to create more inclusive and adaptive education policies that address global challenges. The implications of this study highlight the importance of integrating Islamic values into the national education system, which can reinforce religious identity while improving overall education quality.
Penelitian ini mengkaji kebijakan pendidikan Islam dalam konteks sosiokultural di sekolah dan pesantren di Indonesia, dengan tujuan untuk memahami dinamika implementasi kebijakan tersebut dalam membentuk karakter dan akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 20 artikel yang diterbitkan antara 2020 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam berperan penting dalam pembentukan karakter dan pemberdayaan spiritual, meskipun terdapat hambatan dalam implementasinya seperti koordinasi kelembagaan yang lemah, alokasi anggaran yang tidak merata, dan kualitas sumber daya manusia yang masih rendah. Selain itu, dinamika historis sejak masa pra-kemerdekaan hingga reformasi turut mempengaruhi kebijakan pendidikan Islam di Indonesia. Sebagai kesimpulan, kebijakan pendidikan Islam perlu lebih dioptimalkan dengan meningkatkan kualitas pendidik, mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi, serta memperkuat kemitraan institusional antara sekolah dan pesantren untuk menciptakan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap tantangan global. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam sistem pendidikan nasional yang dapat memperkuat identitas keagamaan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adri, S. (2022). Pendidikan Islam Dan Kedudukannya Di Indonesia. Ability: Journal of Education and Social Analysis, 3(3), 191–192.
Amarullah, R. Q., Fadillah, R. M. Y., & Qomaruzzaman, B. (2024). Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Islam Melalui Penerapan Kebijakan 8 Standar Nasional Pendidikan Di Madrasah. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 20(2). https://doi.org/10.34001/tarbawi.v20i2.6125
Anistianingsih, & Sholehah, K. M. (2023). Dinamika Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia.
Asmuri, Triarni, W., & Panggabean. (2024). Kebijakan Pendidikan Islam di Sekolah. 7, 18338–18343.
Giantara, F., & Amiliya, R. (2021). Urgensi Kebijakan Pendidikan Islam sebagai bagian dari Kebijakan Publik (Analisis Teoretis). 11, 86–96.
Haqqoni, M. F., Subagyo, A., & Hadi, M. S. (2025). Islamic Education Policy in Dealing with Social Change. Journal of Educational Management Research, 4(3), 463–476.
Hasibuan, P. H., El Widdah, M., & Su’aidi. (2023). Proses Membuat Kebijakan-Kebijakan Pendidikan Islam. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 1(1), 99–108. https://doi.org/10.61104/alz.v1i1.114
Humaidi, N., & Tinus, A. A. (2021). Studi Kebijakan Pendidikan Agama Islam pada Lembaga Pendidikan di Indonesia. 10(2), 1–19.
Karim, A., & Huda, K. (n.d.). Pendidikan Islam Melalui Kebijakan Full Day School Di MI Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. 12–26.
Khoirunnisa, A., & Khoiri, Q. (2025). Pendidikan Islam dan keadilan sosial. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 14876–14883.
Kosim, M., Muqoddam, F., Mubarok, F., & Laila, N. Q. (2023). The dynamics of Islamic education policies in Indonesia. Cogent Education, 10(1), 2172930.
Maimunah, M., & Rosadi, K. I. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Sistem Manajemen Lembaga Pendidikan Islam dalam Kebijakan Politik Pendidikan Islam di Indonesia. 2(1), 249–265.
Maliki, P. L. (2022). Arah Kebijakan Pendidikan Islam Pasca Reformasi di Indonesia. 10(1), 84–96.
Munte, R. S., Halim, A., & Siregar, I. (2025). Analisis Kebijakan dan Strategi Pendidikan Islam Menuju 2035. 7, 9503–9511.
Nikma, A., & Miftah, M. (2025). Kebijakan Pendidikan Islam Pesantren (Analisis Historis dan Teori AGIL Talcott Parsons Terhadap UU No. 18 Tahun 2019). 2(1), 12–27.
Pujianto, B. (2023). Kebijakan Pengembangan Pendidikan Madrasah dan Pesantren. 1(1), 129–134.
Rohmawati, T., Deliarnoor, N. A., Redjo, S. I., & Rahmatunissa, M. (2025). Challenges and Opportunities in Pesantren Education Policy Formulation: An Application of William N. Dunn’s Framework in West Bandung. Journal of Cultural Analysis and Social Change, 2835–2840.
Susanti, S. S., Nursafitri, L., Hamzah, I., Zunarti, R., Asy’arie, B. F., & As’ad, M. S. (2024). Innovative digital media in Islamic religious education learning. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 21(1), 40–59.
Syahrizal, H., & Widdah, M. E. (2024). Menstruktur Problem Kebijakan Pendidikan Islam. 2, 73–83.
Tompunu, I., Sujai, M., Rohana, N., & Raji, S. (2023). Pendidikan Islam dalam UU SISDIKNAS No 20 Tahun 2003. 3(20).
DOI: https://doi.org/10.17509/t.v12i2.92584
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Indexed by:
TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






