Integrating career women’s experiences into family education
Abstract
The phenomenon of dual roles experienced by career women, the responsibilities as a mother and as a worker. This dual role presents both challenges and opportunities in modern family life. The purpose of this study is to describe the experiences of career women and integrate their relevance to the development of family education. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews with working mothers. The study's results indicate challenges for the informants in their roles, particularly regarding time and role management, as well as gender equality within the family. The challenges faced by the informants cause both physical and mental stress. The interview findings were then extracted to inform the development of family education. These findings emphasize the need to incorporate skills in role management, family collaboration, and gender equality values into family education, drawing on the real experiences of working mothers. This study provides a reference for the development of family education, enabling mothers to continue working while building high-quality families.
Abstrak
Fenomena peran ganda yang dijalani oleh wanita karier, yaitu tanggung jawab sebagai seorang ibu dan sebagai seorang pekerja. Peran ganda ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam kehidupan keluarga modern. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengalaman wanita karier serta mengintegrasikan relevansinya untuk pengembangan pendidikan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan narasumber, yaitu ibu yang bekerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya tantangan bagi narasumber ketika menjalankan peran, yang mana tantangan ini berfokus pada manajemen waktu dan peran, serta kesetaraan gender dalam keluarga. Tantangan yang dihadapi oleh narasumber memberikan tekanan baik secara fisik maupun mental. Temuan dari wawancara yang telah dilakukan kemudian diekstraksi sehingga dapat menjadi acuan dalam pengembangan pendidikan keluarga. Penemuan ini menegaskan perlunya memasukkan keterampilan dalam manajemen peran, kolaborasi keluarga, dan nilai kesetaraan gender ke dalam pendidikan keluarga yang didasarkan pada pengalaman nyata seorang ibu yang bekerja. Penelitian ini memberikan acuan bagi pengembangan pendidikan keluarga agar para ibu tetap dapat menjalankan perannya sembari membangun keluarga yang berkualitas.
Kata Kunci: pendidikan keluarga; peran ganda ibu; wanita karier
Keywords
References
Adisa, T. A., Aiyenitaju, O., & Adekoya, O. D. (2021). The work-family balance of British working women during the COVID-19 pandemic. Journal of Work-Applied Management, 13(2), 241-260.
Agustin, M. A. (2023). Burnout pada ibu peran ganda. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 917-936.
Alimi, R., & Darwis, R. S. (2022). Kualitas interaksi keluarga dengan kondisi ibu bekerja. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 5(1), 27-36.
Azzam, A. A., & Meidina, A. R. (2024). Membangun kesetaraan gender dalam keluarga karier. As-Syar'i: Jurnal Bimbingan dan Konseling Keluarga, 6(1), 244-256
Baiti, N. (2020). Pengaruh pendidikan, pekerjaan dan pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak. JEA (Jurnal Edukasi Aud), 6(1), 44-57.
Besari, A. (2022). Pendidikan keluarga sebagai pendidikan pertama bagi anak. Jurnal Paradigma, 14(1), 162-176.
Camilleri, M., & Spiteri, D. (2021). Work-life balance, upward career mobility and further education: The case for working mothers. International Journal of Management, Knowledge and Learning, 10(1), 305-21.
Clark, S., McGrane, A., Boyle, N., Joksimovic, N., Burke, L., Rock, N., & O’Sullivan, K. (2021). “You’re a teacher you’re a mother, you’re a worker”: Gender inequality during COVID‐19 in Ireland. Gender, Work, and Organization, 28(4), 1352-1362.
Dewi, M. I., & Hayat, N. (2023). Upaya mewujudkan kesetaraan gender dalam keluarga (studi kasus pada pasangan suami istri pekerja). Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(1), 250-256.
Feder, S., Smith, D., Griffin, H., Shreve, S. T., Kinder, D., Kutney‐Lee, A., & Ersek, M. (2021). “Why couldn't I go in to see him?” Bereaved families' perceptions of end‐of‐life communication during COVID‐19. Journal of the American Geriatrics Society, 69(3), 587-592.
Forbes, L. K., Lamar, M. R., & Bornstein, R. S. (2021). Working mothers’ experiences in an intensive mothering culture: A phenomenological qualitative study. Journal of Feminist Family Therapy, 33(3), 270-294.
Gupta, E., & Ganguly, O. (2020). Effectiveness of family therapy on poor communication and family relationship: An intervention study. National Journal of Professional Social Work, 21(1), 27-32.
Handayani, R., Purbasari, I., & Setiawan, D. (2020). Tipe-tipe pola asuh dalam pendidikan keluarga. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 11(1), 16-23.
Heni, R., Aini, Z., & Fitri, M. (2023). Peran wanita karir terhadap pola pengasuhan anak. Saree: Research in Gender Studies, 5(1), 53-70.
Henley, I. M., Lucietto, A. M., & Peters, D. L. (2023). Managing work-life balance: A study of social media network ‘engineering working moms’. International Journal of Gender, Science and Technology, 15(2), 166-192.
Herawati, T., Krisnatuti, D., Pujihasvuty, R., & Latifah, E. W. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan fungsi keluarga di Indonesia. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 13(3), 213-227.
Jailani, M. S. (2014). Teori pendidikan keluarga dan tanggung jawab orang tua dalam pendidikan anak usia dini. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 245-260.
Kene, S. G., & Nishad, M. (2021). The impact of working mothers on their children’s development. International Research Journal of Education and Technology, 1(5), 38-42.
Kim, Y., & Hong, S. (2021). Profiles of working moms’ daily time use: Exploring their impact on leisure. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(5), 1-17.
Kiranawidhi, I. (2023). Gambaran stres pengasuhan pada ibu bekerja yang memiliki anak usia dini. Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis, 3(2), 130-137.
Maclean, E. I., Andrew, B., & Eivers, A. (2021). The motherload: Predicting experiences of work-interfering-with-family guilt in working mothers. Journal of Child and Family Studies, 30(1), 169-181.
Mahmudah, S. (2023). Peningkatan peran ibu melalui pendampingan dan edukasi pemantauan tumbuh kembang balita. Ejoin: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(11), 1326-1332.
Mahmudin, D. (2024). Pola asuh ibu bekerja dan tidak bekerja pada anak usia prasekolah di Desa Wanasaba Lauk Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Al-Ihkam Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah Iain Mataram, 16(2), 183-208.
Marina, S., Damayanti, Y., & Ulma, R. O. (2025). Analisis kontribusi tenaga kerja perempuan pada pertanian padi tadah hujan di Desa Setiris Kecamatan Maro Sebo. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis): Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 10(1), 30-39.
Nasution, S. (2019). Pendidikan lingkungan keluarga. Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 115 - 124
Norma, A., Jazuli, M., Halimah, S., Niswah, H., Efendy, N. (2024). Wanita karir dan dampaknya terhadap rumah tangga. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 2(3), 1691-1700.
Poduval, J., & Poduval, M. (2009). Working mothers: How much working, how much others, and where is the womanhood?. Mens Sana Monographs, 7(1), 63-79.
Prasetyo, A. R., & Hamami, T. (2020). Prinsip-prinsip dalam pengembangan kurikulum. Palapa, 8(1), 42-55.
Putra, R. (2023). Pola pengasuhan orang tua dan peran guru dalam pendidikan awal anak. Al-Marsus: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 1-15.
Putri, Q. D., Pradita, L., Zahra, L., Siregar, M. E. L., & Grasiaswaty, N. (2021). Gambaran stres kerja pada ibu pekerja selama pandemi COVID-19. Hearty: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 58-68.
Rahmayati, T. E. (2021). Keseimbangan kerja dan kehidupan (work life balanced) pada wanita bekerja. Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan), 4(2), 129-141.
Rakhmawati, F. Y. (2022). Komunikasi ibu bekerja dalam membangun kelekatan dengan anak. Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication, 2(2), 89-102.
Ramdhani, K., Hermawan, I., & Muzaki, I. A. (2020). pendidikan keluarga sebagai fondasi pertama pendidikan karakter anak perspektif Islam. Ta'lim, 2(2), 36-49.
Supandi, D., Hakim, L., & Hartono, R. (2019). Pola asuh orang dalam perkembangan moral remaja: Studi kasus di Desa Pernek. Jurnal Psimawa, 2(1), 35-46.
Thania, I., Pritasari, S. P., Theresia, V., Suryaputra, A. F., & Yosua, I. (2021). Stres akibat konflik peran ganda dan coping stress pada ibu yang bekerja dari rumah selama pandemi. Jurnal Ilmiah Psikologi Mind Set, 1(1), 25-50.
Utami, K. P., & Wijaya, Y. D. (2018). Hubungan dukungan sosial pasangan dengan konflik pekerjaan-keluarga pada ibu bekerja. Jurnal Psikologi: Media Ilmiah Psikologi, 16(1).
Wardiyah, A., Rilyani, R., & Nirwanto, N. (2023, July). The impact of working mother on quality time with children. International Health Conference STIKes Panca Bhakti (IHCPB), 1(1), 68-75.
Widianto, E. (2015). Peran orangtua dalam meningkatkan pendidikan karakter anak usia dini dalam keluarga. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 2(1), 31-39.
Widyasari, A., & Suyanto, S. (2023). Pembagian kerja dalam rumah tangga antara suami dan istri yang bekerja. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 6(2), 209-226.
Zhang, T., & Rodrigue, C. (2023). What if moms quiet quit? The role of maternity leave policy in the quiet quitting behaviors of working mothers. Merits, 3(1), 186-205.
DOI: https://doi.org/10.17509/curricula.v4i2.89889
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Nala Keisha Alsa Pranathania, Ahmad Ridwan, Agus Machfud Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Curricula: Journal of Curriculum Development
Published by Curriculum Development Study Program
Faculty of Education - Universitas Pendidikan Indonesia
in collaboration with
Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)
Gedung FIP UPI Lt. 9 Jl. Dr. Setiabudhi Bandung 40154
Indexed By:
Curriula: Journal of Curriculum Development on Google Scholar
















