Development of Churros Substituted with Soy Flour and Chickpeas as a Source of Protein Snack for Adolescent
Abstract
Background: Soy flour and chickpeas are food ingredients with high protein content, making them suitable as raw materials for churros as a protein-rich snack for adolescents, who require adequate protein during their growth period. The aim of this study was to develop churros products with soy flour and chickpea substitution to wheat flour as a protein-rich snack for adolescents.
Research Methods: This study used an experimental design with a completely randomized design (CRD) of 1 factor and 3 treatments, carried out in several stages: formulation development, organoleptic testing, and proximate analysis.
Research Result: The results showed significant differences in color and texture parameters, but no significant differences in aroma and taste. The selected churros formula contained 451 kcal of energy, 12% protein, 27.84% fat, 37.98% carbohydrates, 20.46% moisture, and 1.71% ash per 100 g. A serving size of 50 g churros contributes 9% of the protein RDA for male and female adolescents aged 13–15 years.
Conclusion: The churros product can be claimed as a protein source snack, as it contributes 20% per 100 g to the general recommended dietary allowance. The product is suitable for adolescent with high protein needs for growth.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al Rahmad AH, Ichsan I, Imran H, Miko A. 2023. Mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah: Pengalaman pengabdian kepada masyarakat di Desa Panteriek, Banda Aceh. Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi, 5(1), 5-10. doi: http://dx.doi.org/10.30867/pade.v5i1.1330
Bahlawan ZAS, Megawati M, Damayanti A, Abdurrafi F, Hutomo GA. 2025. Peningkatan kandungan nutrisi dan mutu biskuit berbasis tepung sorgum melalui modifikasi perendaman dan fortifikasi tepung kedelai. REACTOR: Journal of Research on Chemistry and Engineering. 6(1), 24-32. https://doi.org/10.52759/reactor.v6i1.19
[BPOM] Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2016. Acuan Label Gizi. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.
[BPOM] Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2022. Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Panga Olahan. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.
Chikmah AM, Maulida I. 2019. Identifikasi bahan tambahan pangan yang berbahaya (Rhodamin B dan Borak) pada jajanan di lingkungan Jl. Kartini Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal. Parapemikir: Jurnal Ilmiah Farmasi. 8(2): 1-4.
Hafiza D, Utami A, Niriyah S. 2020. Hubungan kebiasaan makan dengan status gizi pada remaja SMP YLPI Pekanbaru. Jurnal Medika Hutama. 2(1): 332-342.
Harleni H, Nidia G. 2017. Pengaruh substitusi tepung kedelai (Glycine max (l.) merill) terhadap mutu organoleptik dan kadar zat gizi makro brownies kukus sebagai alternatif snack bagi anak penderita KEP. Jurnal Kesehatan Perintis. 4(2), 69-79. doi: https://doi.org/10.33653/jkp.v4i2.231
[KEMENKES] Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.
[KEMENKES] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Khoerunnisa R, Handayani THW. 2018. Mini tart kedelai sebagai pengembangan produk patiseri berbahan substitusi tepung kedelai lokal (prosiding). Pendidikan Teknik Boga Busana. 13(1):1-2
Khoirunnisa W, Nasrullah N. 2021. Penambahan tepung kedelai pada roti tawar tepung sorgum dan pati garut bebas gluten dengan zat besi dan serat pangan. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan. 5(1): 82. doi: https://doi.org/10.22487/ghidza.v5i1.217
Nidia G. 2020. Pengaruh substitusi tepung kedelai (Glycine Max(L.) Merril) terhadap mutu organoleptik dan kadar zat gizi makro brownies sebagai alternatif snack bagi anak penderita kurang energi protein. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia. 1(1):10. doi: https://doi.org/10.57084/jigzi.v1i1.297
Parewasi DFR, Indriasari R, Hidayanty H, Hadju V, Battung SM. 2021. Hubungan asupan energi dan zat gizi makro dengan status gizi remaja putri Pesantren Darul Aman Gombara. The Journal of Indonesian Community Nutrition. 10(1):1
Pujianti R. 2023. Pembuatan snack bar tepung kacang arab (Cicer arietinum) dan tepung chia seed (Salvia hispanica) sebagai alternatif camilan untuk diabetes melitus tipe 2 [Skripsi]. Bekasi: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Keluarga
Rahmayani, Rosita S, Yunita, Yani ED, Indiraswari T. Pendidikan Gizi Untuk Remaja Putri (Perubahan Pola Makan). Jakarta: Nuansa Fajar Cemerlang, 2025.
Rochmah MM, Sofa AD, Oktaviys EE, Muflihati I, Affandi AR. 2019. Karakteristik sifat kimia dan organoleptik churros tersubtitusi tepung beras dengan tepung ubi. Jurnal Pangan Dan Gizi. 9(1):54-55. doi: https://doi.org/10.26714/jpg.9.1.2019.74-82
Taghdir M, Mazloomi SM, HonarN, Sepandi M, Ashourpour M, Salehi M. 2017. Effect of soy flour on nutritional, physicochemical, and sensory characteristics of gluten‐free bread. Food science & nutrition. 5(3): 442. doi: https://doi.org/10.1002/fsn3.411
[UNICEF] United Nations Children's Fund. (2021). Profil Kesehatan Remaja Indonesia 2021. Retrivied online: https://www.unicef.org/indonesia/id/kesehatan/laporan/profil-kesehatan-remaja
Utami HD, Kamsiah SA. 2020. Hubungan Pola Makan, Tingkat Kecukupan Energi, dan Protein dengan Status Gizi pada Remaja. Jurnal Kesehatan. 11(2):280. doi: 10.26630/jk.v11i2.2051
DOI: https://doi.org/10.17509/jafn.v7i1.89145
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Journal of Applied Food and Nutrition

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



