Soekarno, Nasakom, dan Buku Di Bawah Bendera Revolusi Sebagai Materi Ajar Pelajaran Sejarah SMA

Ema Agustina

Abstract


Buku dengan judul “Di Bawah Bendera Revolusi” merupakan buah pemikiran dari Soekarno. Ideologi nasionalisme, islamisme, dan marxisme yang kemudian dikenal dengan NASAKOM merupakan tiga konsep gerakan pra kemerdekaan yang ditulis oleh Soekarno pada tahun 1962. Hanya elemen yang terpenting dari marxisme yang diambil Soekarno yaitu metode berpikirnya yang kemudian disebut dengan historis materialisme dan diramu dengan dua elemen yang mengandung aspek modernitas. Hal tersebut dianggap Soekarno diperlukan bagi bangsa Indonesia. Dari beberapa kutipan pendapat Soekarno tentang konsep nasionalisme, islamisme, dan marxisme dapat diketahui bahwa ia berusaha mencari titik temu dari ketiga ideologi tersebut agar menjadi suatu kekuatan dalam mencapai persatuan. Ide ini kemudian dijadikan Soekarno sebagai alat perjuangan untuk mendirikan NKRI. Hal tersebut sebaiknya dikupas cukup mendalam pada pembelajaran sejarah khususnya di Sekolah Menengah Atas. Pemikiran Soekarno tentang nasakom yang tercantum pada buku teks sejarah SMA hanya sekilas sehingga dapat menimbulkan salah tafsir tentang Soekarno dan pemikirannya.


Keywords


Nasionalisme, Islamisme, Marxisme, Materi Ajar, Sejarah

Full Text:

PDF

References


Abdurakhman, Arif. P, Linda. S., dan Susanto. Z (Kontributor). (2015). Sejarah indonesia untuk sma/ma/smk/mak kelas xii semester i. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Adams, C. (2018). Bung karno penyambung lidah rakyat indonesia (edisi revisi). Jakarta: Yayasan Bung Karno dan Yogyakarta: Media Pressindo.

Cenne, A.A. (2016). Pemikiran politik soekarno tentang nasakom rentang 1959-1966. Skripsi Unhas, tidak diterbitkan.

Dahm, B. (1969). Sukarno and the struggle for indonesia independence. Ithaca and London: Cornell University Press.

Feith, H. (1995). Soekarno dan militer dalam demokrasi terpimpin. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Feith, H dan L. Castles. ed. (1988). Pengantar dalam pemikiran politik indonesia 1945-1965. Jakarta: LP3ES , pp. xiI-Ixvii.

Hasan, S.H. (2012). Pendidikan sejarah untuk memperkuat pendidikan karakter. Jurnal Paramita, V (I), 81-95. ISSN: 0854-0039.

Kasenda, P. (2014). Sukarno, marxisme & leninisme:akar pemikiran kiri dan revolusi indonesia. Depok: Komunitas Bambu.

Maman, M. S. (2018). Identitas nasional dalam buku teks pelajaran sejarah sma. HISTORIA: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 1(2), 97-104.

Pamudyaningtyas, B.M. (2011). Gagasan soekarno tentang nasakom dan sosialisasinya pada tahun 1960-1965. Tesis Universitas Sanata Dharma. Tidak diterbitkan

Purwanto, B. (2009). Gagalnya historiografi indonesiasentris. Yogyakarta: Ombak

Sadirman A.M. dan Lestringsih, A.D (Kontributor). (2017). Sejarah indonesia untuk sma/ma/smk/mak kelas xi semester i. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Soekarno. (1964). Di bawah bendera revolusi, jilid I. (Cetakan Ketiga). Jakarta: Panitia Penerbit Di Bawah Bendera Revolusi.

Soekarno. (1983). Indonesia menggugat. Jakarta: Departemen Penerangan Republik Indonesia.

Tabroni, R. (2015). Komunikasi politik soekarno mengguncang dunia lewat pidato dan tulisan. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Winata, L dan Purwaningsih, S.M. (2017). Nasakom sebagai ideologi negara 1956-1965. Jurnal Avatara, 5(3), 728-737.

Yanlua, M.A. (2017). Studi perbandingan pemikiran Nasakom bung karno dan piagam madinah dalam konteks indonesia. Skripsi UIN Alauddin Makasar: Tidak diterbitkan




DOI: https://doi.org/10.17509/historia.v3i1.20908

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah 


INDEXED

   

 

TOOLS

     

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Alamat Redaksi: Gedung Numan Soemantri, FPIPS UPI, Departemen Pendidikan Sejarah, Lantai 2, Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung, 40154

 

View "Jurnal Historia" Stats