MENINGKATKAN KEMAMPUAN GENERIK FISIKA PADA MAHASISWA CALON GURU MELALUI PEMBELAJARAN FISIKA DASAR YANG TERINTEGRASI DAN BERBASIS INKUIRI

Ida Kaniawati

Abstract


Artikel ini merupakan sebuah hasil penelitian quasi experiment terhadap mahasiswa calon guru fisika yang sedang mengikuti perkuliahan Fisika Dasar I. Model pembelajaran yang diterapkan adalah berbasis inkuiri yang dilaksanakan secara terintegrasi antara kuliah dan praktikum. Tujuan dari penerapan model pembelajaran tersebut adalah untuk meningkatkan kemampuan generik fisika pada mahasiswa calon guru. Kemampuan Generik fisika yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran yang diterapkan adalah kemampuan membangun konsep, kemampuan pengamatan langsung, kemampuan penggunaan bahasa simbolis dan kemampuan inferesi logika. Berdasarkan analisis gain ternormalisasi (0,75), pembelajaran yang diterapkan dapat secara efektif meningkatkan Kemampuan Generik Fisika yang dikembangkan.Respon mahasiswa terhadap pembelajaran yang diterapkan menunjukkan respon positif dalam hal proses pembelajaran bagi calon guru bahan ajar yang digunakan dan dapat meningkatkan motivasi belajar fisika. Hasil obervasi menunjukkan bahwa melalui pembelajaran yang diterapkan baik dalam aspek kesiapan dan partisipasi mahasiswa, respon dalam menyelesaikan tugas dan kegairahan mengikuti perkuliahan menunjukkan pada katagori baik. Sedangkan faktor waktu masih belum menunjukkan efisiensi yang baik. Hal ini merupakan kendala yang dihadapi sehingga perlu dipikirkan bagaimana strategi yang harus dilakukan untuk mengefisiensikan waktu tetapi tujuan pembelajaran tetap tercapai.

Keywords


Kemampuan Generik Fisika; Model Pembelajaran Berbasis Inkuiri; Perkuliahan Terintegrasi; Pembelajaran bagi Calon Guru

Full Text:

PDF

References


Craven, J.A. & Penick, J. (2001). "Preparing New Teachers To Teach Science : The Role of The Science Teacher Educator". Electronic Journal of Science Education 68 (4), (Il2-128).

Dikmenum. (1998)..Evaluasi Implementasi Kurikulum 1994. Jakarta: Dikmenum.

Dirjen Dikti. (1990). Kurikulum Pendidikan MIPA LPTK Program S-1. Jakarta:Depdikbud.

_________. (1996). Laporan Evaluasi Kurikulum LPTK. Jakarta: Ditjen Dikti.

Puskur Depdiknas. (200i). Kurikulum Berbasis Kompetensi Mata Pelajaran Fisika SMU. I akarta : Depdiknas.

Heuvelen, A., V. (2000). Millikan Lecture 1999 : "The Workplace, Student Minds, and Physics Learning Systems". American Journal of Physics, Vol. 69 (11). Nov 2000.

Karim, S. (2000). Peningkatan Pemahaman Fisika Dasar Poko Bahsan Kinematika da Dinamika Partikel dengan Batuan Peraga Kinematika dan Dinamika pada Mahasiswa TPB Jurusan Pendidikan Fisika Angkatan 2000/2001. Laporan Penelitian Dosen FPMIPA UPI : Tidak diterbitkan.

McDermott, L.C.(1990). "A Perspective on Teacher Praparation in Physics and Other Sciences : The Need for Special Science Course for Teacher". American Journal of Physics. 58 (6) 56-61.

_________. (1996). Physics By Inquiry, An Introduction to physics and the Physical Sciences. Vo1I, New York : John Wiley & Sons Inc.

_________. (2000). "Preparing Teacher to teach Physics and Physical Science by Inquiry" . Physics Education.35 (6), 4tI-416.

National Research Council. (1996). National Science Education Standards. Washington DC : National Academy Press.

National Science Teacher Association. (1998). Standards for Science Teacher Preparation National Science Teacher Association: New York.

Priscilla W. Laws. (1997). Worshop Physics Activity Guide. Modul 1. John Willey & Sons: New York.

Reif, F. (1995). Millican Lecture 1994 : "Understanding and Teaching Important Scientific Thought Processes". American of Physics. Vol. 63. No. 1. January 1995.

Renner, J.W. dan Lawson, A.E. (1973). "Promoting Intellectual Development Through Science Teaching". The Physics Teacher. l 1 (5) 1 13-120.

Savinainen & Scott, Philip. (2002). The Force concept inventory: A Tool for monitoring student leaming, P hys ics Education, 37 (I), 45 -52.

Sidi, I.J. (2000). "Pendidikan IPA di Lingkungan Dikdasmen : Tantangan & Pengembangan". Makalah pada Semiloka Pendidikan MIPA di Indonesia, ITB & UPI, Bandung.

Suprapto. B. (2000). Hakikat Pembelajaran MIPA (Fisikn) di Perguruan Tinggi. Proyek Pengembangan Universitas Terbuka Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Jakarta : Depdiknas.

Tim Basic Science. (1997). Laporan Evaluasi Kurikuluqn PMIPA LPTK 1996/1997. Jakarta: Dirjen Dikti.

Zamroni. (2002). "New Paradigm in Mathematics and Science Education in Order to Enhance The Development and Mastery on Science and Technology". Makalah dalam Seminar Pendidikan Nasional M.Malang: Dirjen Dikti, Depdiknas dan JICA IMSTEP.




DOI: https://doi.org/10.18269/jpmipa.v8i2.35690

DOI (PDF): https://doi.org/10.18269/jpmipa.v8i2.35690.g15172

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pengajaran MIPA

JPMIPA http://ejournal.upi.edu/index.php/jpmipa/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA) or Journal of Mathematics and Science Teaching 

All rights reserverd. pISSN 1412-0917 eISSN 2443-3616

Copyright © Faculty of Mathematics and Science Education (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

 

View JPMIPA Stats