SISTEM AKUISISI ASTRONOMI DAN PROGRAM MULTIMEDIA DALAM MENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN BUMI DAN ANTARIKSA

Taufik Ramlan Ramalis

Abstract


Penelaahan secara langsung terhadap fenomena angkasa bumi dan benda langit dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA) di Indonesia masih kurang. Fasilitas teleskop Schmidt Cassegrain (f: 2800 mm; D: 280 mm) dimanfaatkan untuk mengembangkan model pembelajaran fenomena angkasa bumi dan benda langit. Teleskop ini mempunyai batas ambang pengamatan skala terang hingga magnitudo 14,5. Teleskop Schmidt Cassegrain ini dilengkapi dengan unit prosesor Sky Sensor. Prosesor ini dapat mengarahkan teleskop ke obyek langit secara akurat, tetapi proses mencari fokus masih dilakukan secara manual. Melalui data based Sky Sensor dapat dipilih benda langit, bintang standar, Nebula, Planet dan Bulan, Galaksi, Komet, dan satelit buatan.
Telah dibuat perangkat sistem jaringan akuisisi astronomi yang menyambungkan komputer di laboratorium IPBA (lantai dua) dengan teleskop Schmidt-Cassegrain yang beroperasi pada observing deck di menara (lantai delapan). Perangkat tersebut dirancang sehingga dapat menggerakkan teleskop pada obyek yang dipilih, dan juga dapat melakukan proses focussing secara otomatis. Selanjutnya citra obyek langit tersebut dapat ditayangkan pada layar, sehingga dapat dilihat oleh seluruh peserta didik dengan mudah. Perangkat seperti ini akan menjadikan sebuah model pembelajaran IPBA dengan suasana yang dapat membawa peserta didik berpikir aktif dalam memahami proses fisis fenomena angkasa bumi dan benda langit secara langsung. Perangkat sistem jaringan akuisisi ini telah melengkapi laboratorium IPBA Fisika UPI dengan sebuah observatorium pendidikan publik, yang akan menambah kazanah dan infrastruktur ilmu pengetahuan bumi dan antariksa di Indonesia.
Paket pembelajaran IPBA dengan menggunakan citra benda langit melalui sistem akuisisi dan program komputer multimedia ini, dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Selain itu, sistem jaringan akuisisi yang menghubungkan teleskop di menara lantai delapan dan komputer di laboratorium IPBA lantai dua, dapat dijadikan sarana untuk pendidikan masyarakat dan astronom amatir dengan cara menjalin kerja sama pengamatan, sehingga diharapkan dalam jangka panjang dapat memberi kontribusi dalam proses budaya ilmiah bangsa Indonesia.


Keywords


akuisisi; observing deck; keterampilan berpikir

Full Text:

PDF

References


Campbell, H., 1995, ATM Teaching Module: Exploring Our Solar System, AIMS Multimedia.[1]

Ennis, R. H, 1997, An Elaboration of Cardinal Goal of Science Instruction, Educational Philosophy and Theory.[2]

Hinduan, A., 2002, Pendidikan IPBA di Sekolah, Seminar IPBA 2002: Word Space and Daily Life, Fisika FPMIPA UPI.[3]

Howell, S.B., 2000, Handbook of CCD Astronomy, Cambride University Press.[4]

Jasinta, DMD, Raharto, M., Sugihartini, E., 1999, Photographic Observations of Visual Double Stars, Astron. Astrophy. Suppl., 134, p.87.[5]

Klausmeuir, H., J., (1980), Learning and Teaching Concept, London, Academics Press, Inc.[6]

Lynch, D.K., and Livingslon, W., 1995, Color and Light in Nature, Cambridge University Press.[7]

Malasan, H., L., 2002, Potensi Instrumentasi Untuk Teleskop Kecil dan Menengah, Seminar Ilmiah HAI.[8]

Manly, P., L., 1994, The 20-cm Schmidt-Casegrain Telescope, Cambridge University Press.[9]

Martinez, P., and Klotz, A., 1998, Practical Guide to CCD Astronomy, Cambridge University Press.[10]

Mc Dermort, L., C., 1990, A Perspective on Teacher Preparation in Physics and Other Science, American Journal of Physics, 58, p.8.[11]

Raharto, M., 1995, Writing Popular Astronomy Article: Challenging for Further than Amussement, Teaching of Astronomy in Asian-Pasific Region Bulletin No. 10, p.20.[12]

Raharto, M., 2002, Alam Semesta Sebagai Laboratorium Pendidikan MIPA dan Pendidikan Sepanjang Hayat, Seminar IPBA 2002, Fisika FPMIPA UPI.[13]

Raharto, M., 2001, Work of Bosscha Observatory, IAU Special Session at the 24th GA, Astronomy for Developing Countries, editor: Alan H. Batten.[14]

Raharto, M., 2002, Sundial: Memperkenalkan Sains Pengamatan, Aplikasi Trigonometri Segi Tiga dan Segi Tiga Bola, Seminar MIPA III -2002.[15]

Ramlan, T., Kaniawati, I., 1998, Layanan Purna Wisuda Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika FPMIPA IKIP Bandung.[16]

Stephen Michael S. , 1999, Cyber Sky, Shareware version, Torrance.[17]

Juma, S., Williams, D., 2000, Deep Sky, The Ultimate Observing Software.[18]

Waxman, J., 1984, A Workbook for Astronomy, Cambridge University Press.[19]

Westbrook, S. L., Rogers, L. N., 1994, Examining the development of scientific reasoning in ninth-grade physical science student, Journal of Research in Science Teaching, 31 (1).[20]

Vixen, 2002, Astonomical Telescope Accessories Sky Sensor, Vixen Optical Industries Lmt.[21]




DOI: https://doi.org/10.18269/jpmipa.v13i1.35783

DOI (PDF): https://doi.org/10.18269/jpmipa.v13i1.35783.g15237

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pengajaran MIPA

JPMIPA http://ejournal.upi.edu/index.php/jpmipa/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA) or Journal of Mathematics and Science Teaching 

All rights reserverd. pISSN 1412-0917 eISSN 2443-3616

Copyright © Faculty of Mathematics and Science Education (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

 

View JPMIPA Stats