MEMBELAJARKAN KONSEP SAINS-KIMIA DARI PERSPEKTIF SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SMP

Hernani Hernani, Ahmad Mudzakir, Siti Aisyah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemetaan teknis pendekatan kontekstual untuk setiap kompetensi dasar yang dituntut dalam pembelajaran sains kimia SMP, model pembelajaran sains-kimia SMP berbasis kontekstual dengan perspektif sosial serta perangkat pembelajarannya, informasi kekuatan dan kelemahan dari uji coba skala terbatas, dan mengetahui pendapat siswa terhadap model pembelajaran sains-kimia yang dikembangkan. Desain penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan pendidikan (Educational Research and Development), yang menggambarkan suatu proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk-produk pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA UPI dan salah satu SMP di kota Bandung, dengan tahapan (1) analisis kurikulum sains-kimia SMP 2006 dan studi pustaka tentang pendekatan STL (Science Technology Literacy); (2) pengembangan model pembelajaran dan perangkatnya, penyusunan skenario pembelajaran dan pembuatan instrumen penelitian; serta (3) uji coba model pada skala terbatas dan pengumpulan data. Terdapat empat jenis data yang dikumpulkan setelah langkah uji coba penelitian ini, yaitu: perkembangan kemampuan siswa terkait konten pembelajaran, konteks dan aplikasi sains, proses sains, serta sikap/nilai. Perkembangan kemampuan tersebut diukur dengan perhitungan gain ternormalisasi berdasarkan data pretes dan postes, yang selanjutnya diterjemahkan sesuai kategori perolehan skor menurut Hake dalam Savinainen & Scott (2002). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) berdasarkan analisis kurikulum, proses pembelajaran sains-kimia SMP menuntut adanya pendekatan kontekstual yang terintegrasi di dalam penanaman konsep/konten serta melalui tahapan metode ilmiah, hal ini sejalan dengan tuntutan literasi sains yang mengindikasikan perlunya berbagai kompetensi dikembangkan di dalam pembelajaran; (2) Untuk menunjang pendekatan kontekstual dan tuntutan literasi sains maka model pembelajaran dan perangkatnya dikembangkan berdasarkan keterhubungan konsep dasar, bahan pelajaran, dan konteks terkait dengan skenario pembelajaran yang meliputi tahap kontak, kuriositi, elaborasi, nexus, dan evaluasi; (3) secara umum, kemampuan siswa pada keseluruhan aspek literasi sains mengalami peningkatan yang termasuk kategori sedang dan tingkat perkembangan kemampuan literasi sains yang terjadi pada kelompok tinggi, sedang dan rendah umumnya berbeda secara signifikan; dan (4) umumnya siswa memberi tanggapan yang positif terhadap model pembelajaran yang dikembangkan.

Keywords


kontekstual; perspektif sosial; literasi sains

Full Text:

PDF

References


Arifin, M. dkk. (2000). Common Textbook: Strategi Belajar Mengajar Kimia. JICA IMSTEP

Azwar,S. (2002). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Firman, H. (2007). Laporan Analisis Literasi Sains Berdasarkan Hasil PISA Nasional Tahun 2006. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Depdiknas.

Holbrook, J. (1998).A Resource Book for Teachers of Science Subjects. UNESCO.

Holbrook, J. (2005).”Making Chemistry Teaching Relevant”. Chemical Education International.6(1), 1-12.

Nasution, S. (2000). Didaktik Asas-Asas Mengajar. Jakarta : Bumi Aksara.

Nentwig, P., Parchmann, I., Demuth, R., Gräsel, C., Ralle, B. (2002). Chemie im Context-from Situated Learning in Relevant Contexts to a Systematic Development of Basic Chemical Concepts. Makalah Simposium Internasional IPN-UYSEG Oktober 2002, Kiel Jerman.

Nurkhoti’ah, S. dan Kamari. (2005). “Pengaruh Pendidikan dan Literasi Sains Teknologi terhadap Kualitas Mengajar”. Jurnal Pendidikan. Maret 2005. [online]. Tersedia: http: // www.depdiknas.go.id. [17 November 2007].

Poedjiadi, A. (2005). Sains Teknologi Masyarakat Model Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Nilai. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Rustaman, N., Firman, H., dan Kardiawarman. (2004). Ringkasan Eksekutif: Analisis PISA Bidang Literasi Sains. Puspendik.

Shwartz, Y., Bhen-Zvi, R., and Hofstein, A. (2006). “The Use of Scientific Literacy Taxonomy for Assessing the Development of Chemical Literacy Among High-School Students”. Chemical Education Research and Practice. 7,(4), 203-225.

Tola, B. (2008). Literasi Sains Siswa Indonesia: Asesmen dan implikasinya. Makalah pada Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia, Bandung: FPMIPA UPI.




DOI: https://doi.org/10.18269/jpmipa.v13i1.35785

DOI (PDF): https://doi.org/10.18269/jpmipa.v13i1.35785.g15239

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pengajaran MIPA

JPMIPA http://ejournal.upi.edu/index.php/jpmipa/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA) or Journal of Mathematics and Science Teaching 

All rights reserverd. pISSN 1412-0917 eISSN 2443-3616

Copyright © Faculty of Mathematics and Science Education (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

 

View JPMIPA Stats