TRANSFORMASI BUDAYA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERMAKNA DI SEKOLAH

Euis Eti Rohaeti

Abstract


One of many other functions of teaching at school level is as a means of cultural transformational process. Mathematics, one of the sciences resulted from human thoughts and activities, at school level is now expected to be more meaningful through the insertion of familiar concepts which are related to the local culture of the students. This cultural incorporation is then extended into national culture with its multicultural characteristics and global culture which is commonly cross-cultural based. Through this, it is hoped that culture can be applied and kept by our young generation through their way of thinking, viewing and doing things. All these can also increase their commitment to keep the cultural differences nation wide.

Keywords


Cultural transformation; meaningful mathematics teaching, local culture; multicultural; cross-cultural understanding

Full Text:

PDF

References


Darta (2004). Pembelajaran Matematika Kontekstual dalam Upaya Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematik Mahasiswa Calon Guru. Tesis pada PPS UPI: tidak diterbitkan.

Martua, S (2009). Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar melalui Pendekatan Kontekstual pada Pembelajaran Matematika di Kelas II MI Wahid Hasyim. Skripsi pada UIN Sunan Kalijaga: tidak diterbitkan.

Ratnaningsih, N (2007). Pengaruh Pembelajaran Kontekstual terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematik Siswa Sekolah Menengah Atas. Disertasi pada Sekolah Pasca Sarjana UPI: tidak diterbitkan.

Rohidi, T.R (2002). Pendidikan Seni Multikultural. [Online]. Tersedia: http://www.suaramerdeka.com/harian/0209/23/kha2.htm (19 Februari 2009).

Ruseffendi, E.T (1991). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.

Sofa, P (2008). Pembelajaran Berbasis Budaya. [Online]. Tersedia: http://duniaguru.com/ index.php?option=com_content&task=view&id=1014&Itemid=1 20 Februari 2009).

Tim MKPBM (2001). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. UPI: JICA.

Trianto (2007). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Wurianto, A.B(2002). Pendekatan Silang Budaya sebagai Pencitraaan Budaya Indonesia melalui Pengajaran BIPA. [Online]. Tersedia: www.ialf.edu/kipbipa/papers/ArifBudiWurianto.doc-(13 Februari 2009).

Zainudin, R.B. (2008). Pembelajaran Berbasis Multikultur sebagai Gerakan Pembaharuan dalam Pendidikan. [Online]. Tersedia: http://waykanan.go.id/index. php?option=com_content&task=view&id=78&Itemid=2 (19 Februari 2009).




DOI: https://doi.org/10.18269/jpmipa.v16i1.36004

DOI (PDF): https://doi.org/10.18269/jpmipa.v16i1.36004.g15380

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pengajaran MIPA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JPMIPA http://ejournal.upi.edu/index.php/jpmipa/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA) or Journal of Mathematics and Science Teaching 

All rights reserverd. pISSN 1412-0917 eISSN 2443-3616

Copyright © Faculty of Mathematics and Science Education (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

 

View JPMIPA Stats