PEMBELAJARAN FISIKA BERORIENTASI PHYSICS AND EVERYDAY THINKING (PET) DAN EMOTIONAL INTELLIGENCE (EI) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP

Irma Nurmalasari, Asep Sutiadi

Abstract


ABSTRAK

Penelitian dilatarbelakangi fakta bahwa rendahnya kemampuan pemahaman konsep dan terdapatnya anggapan negatif siswa terhadap mata pelajaran Fisika. Di lain pihak, pemahaman konsep dan perilaku positif merupakan tuntutan yang harus dimiliki oleh siswa SMP. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan merancang suatu pembelajaran berorientasi kurikulum Physics and Everyday Thinking (PET) dan kompetensi kecerdasan emosional atau Emotional Intelligence (EI). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep dan mengetahui profil EI. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran adalah observasi terhadap aktivitas guru dan siswa, untuk pemahaman konsep digunakan pilihan ganda beralasan, serta untuk profil EI digunakan observasi dan angket. Peningkatan pemahaman konsep siswa ditunjukkan melalui N-gain, sedangkan untuk profil EI dan keterlaksanaan pembelajaran ditunjukkan melalui interpretasi skor ke dalam tabel kategori. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian One group pre-test and Post-test Design. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah purposive sample dengan subjek penelitian siswa kelas VIII di SMP Negeri kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran dengan N-gain untuk masing-masing aspek adalah 0,70 untuk translasi dengan kategori tinggi; 0,48 untuk interpretasi dengan kategori sedang; dan 0,47 untuk ekstrapolasi dengan kategori sedang. Sementara itu untuk profil kecerdasan emosional siswa diperoleh hasil dengan kategori tinggi dengan rata-rata observasi 79% dan skor angket 78. Profil ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki potensi kecerdasan emosional yang baik untuk mendukung kemampuannya dalam bidang akademik.

ABSTRACT

The background of this study is that there is the fact that the low ability of understanding the concept and the presence of a negative perception of students toward the subjects of Physics. On the other hand, understanding the concept and positive attitude is a requirement that must be owned by the junior high students. One of the efforts made to overcome this problem is to design a curriculum oriented learning Physics and Everyday Thinking (PET) and emotional intelligence competencies or Emotional Intelligence (EI). The purpose of this study was to improve understanding of the concepts and know the profile of EI. The instrument used to measure learning keterlaksanaan are observations of the activities of teachers and students, to the understanding of the concept of reasonable use of multiple choice, as well as for EI profiles used observation and questionnaires. Increasing students' understanding of concepts shown by N-gain, whereas for EI profiles and learning keterlaksanaan demonstrated through the interpretation of scores into the category table. The method used in the study was quasi-experimental research design One group pre-test and post-test design. Sampling technique used is purposive sample with research subjects eighth grade students in the Junior High School Bandung. The results showed an increase in students' understanding of the concept after learning with the N-gain for each aspect is 0.70 for the translation with the high category; 0.48 to interpretation by category, and 0.47 to extrapolate the medium category. Meanwhile, students' emotional intelligence profiles obtained results with high category with an average of 79% observation and questionnaire scores 78. This profile shows that most students have a good potential for emotional intelligence in support of academic ability in the field.


Keywords


fisika; pemahaman konsep; physics and everyday thinking (PET); kecerdasan emosional; emotional intelligence; understanding of concept; the physics

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian Suatu Pendekatan Praktik). Jakarta: Bumi Aksara

Arikunto, S. (2009). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP.

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP.

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 41 Tahun 2007, Standar Proses. Jakarta: BSNP.

Bloom, B.S. dkk. (1979). Taxonomy of Educational Objectives, The Classification of Educational Goals, Handbook I Cognitive Domain. London: Longman Group Limited.

Goldberg, F. (2007). Physics and Everyday Thinking. [Online]. Tersedia: http://petproject.sdsu.edu/index.html. [16 Maret 2012]

Goldberg, F., Otero, V., dan Robinson, S. (2010). “Design Principles for Effective Physics Instruction: A Case From Physics and Everyday Thinking”. American Association of Physics Teacher, American Journal of Physics. 78, (12), 1265-1277.

Goleman, D. (2004). Working With Emotional Intelligence. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Goleman, D. (2009). Emotional Intelligence Kecerdasan Emosional Mengapa EI lebih penting daripada IQ. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Hake, R. (1999). “Analyzing Change/Gain Scores”. Dept. Of Physics, Indiana University [Online]. 24245, 4 halaman. Tersedia: http://lists.asu.edu/cgi-bin/wa?A2=ind9903&L=aera-d&P=R6855. [25 April 2012]

Kementrian Pendidikan Nasional, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah. (2010). Panduan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Depdiknas

Munaf, S. (2001). Evaluasi Pendidikan Fisika. Bandung: FPMIPA UPI

Nadhirin,A.L. (2010). Contoh Skala Kecerdasan Emosional. [Online]. Tersedia: http://nadhirin.blogspot.com. [26 Februari 2012]

Otero, V., Gray, K., (2008). “Attitudinal Gains Across Multiple Universities Using the Physics and Everyday Thinking Curriculum”. Physics Education Research, The American Physical Society. 4, (020104).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (2005). Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Permen RI.

Rust dan Golombok (1995). Modern Phyhometrics the Science of Physhological Assessment. London: Routledge.

Salma, D. (2009). Prinsip Disain Pembelajaran. Jakarta: Kencana




DOI: https://doi.org/10.18269/jpmipa.v17i2.36103

DOI (PDF): https://doi.org/10.18269/jpmipa.v17i2.36103.g15483

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pengajaran MIPA

JPMIPA http://ejournal.upi.edu/index.php/jpmipa/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA) or Journal of Mathematics and Science Teaching 

All rights reserverd. pISSN 1412-0917 eISSN 2443-3616

Copyright © Faculty of Mathematics and Science Education (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

 

View JPMIPA Stats