The Relevance of Imam Al-Ghazali’s Moral Education Values in Bidayatul Hidayah to Social Media Ethics in the Digital Era
Abstract
The rapid growth of social media has expanded digital communication while simultaneously generating ethical challenges, including misinformation, hate speech, cyberbullying, and digital backbiting, which reflect the erosion of moral values in online interactions. This study aims to examine the moral educational values contained in Imam Al-Ghazali’s Bidayatul Hidayah and their relevance to social media ethics in the digital era. Employing a qualitative library research approach, the study uses Bidayatul Hidayah as the primary source and relevant scholarly literature as secondary sources. Data were analyzed through content analysis to identify key moral concepts and their applicability to contemporary digital communication practices. The findings reveal that the values of guarding one’s gaze, hearing, speech, conduct, and social relations possess substantial relevance for fostering responsible and ethical social media behavior. This study concludes that Imam Al-Ghazali’s moral teachings remain highly relevant to contemporary digital challenges and provide a conceptual foundation for strengthening character education and advancing digital ethics in educational, familial, and societal contexts.
Perkembangan media sosial telah memperluas ruang komunikasi digital, namun juga memunculkan berbagai persoalan etika, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, dan ghibah digital yang menunjukkan melemahnya nilai-nilai moral dalam interaksi daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali serta relevansinya terhadap etika bermedia sosial di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data primer bersumber dari kitab Bidayatul Hidayah, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi konsep-konsep akhlak dan keterkaitannya dengan praktik komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai menjaga pandangan, pendengaran, lisan, perilaku, serta adab dalam pergaulan memiliki relevansi substantif dalam membangun etika bermedia sosial yang bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran akhlak Imam Al-Ghazali tetap kontekstual dalam menghadapi tantangan digital kontemporer serta berkontribusi sebagai landasan konseptual bagi penguatan pendidikan karakter dan pengembangan etika digital di masyarakat.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al-Qur’an al-Karim.
Abu Dawud, S. ibn al-Ash‘ath al-Sijistani. (2009). Sunan Abi Dawud. Dar al-Risalah al-‘Alamiyyah.
Ahmad ibn Hanbal. (2001). Musnad al-Imam Ahmad ibn Hanbal (Vol. 16). Mu’assasat al-Risalah.
Akbar, I. (2023). Nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali dan relevansinya dengan pendidikan karakter [Undergraduate thesis, Universitas Islam Sumatera Utara]. Institutional Repository Universitas Islam Sumatera Utara. http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/2174
Al-Bukhari, M. ibn I. (1893). Sahih al-Bukhari. Al-Matba‘ah al-Kubra al-Amiriyyah.
Al-Ghazali, A. H. M. ibn M. (2004). Bidayat al-hidayah. Dar al-Minhaj.
Faizin, M., Sari, W. P., Pramita, N. W., & Faruq, S. (2022). Tantangan dan metode dalam menerapkan konsep pendidikan akhlak perspektif Al-Ghazali di era modernisaasi terhadap generasi milenial. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(24), 263–270. https://doi.org/10.5281/zenodo.7486411
Habibah, N., Efendi, M., Cholifah, S., Muthoharoh, Aisyah, N., Nursalim, E., & Rahayu, N. S. (2023). Penerapan nilai-nilai akhlak dalam kitab Bidayatul Hidayah. An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan, 2(2), 115–126. https://doi.org/10.62196/nfs.v2i2.25
Hamama, S. (2024). Etika komunikasi dalam media sosial: Tantangan dan solusinya. Jurnal Selasar KPI: Referensi Media Komunikasi dan Dakwah, 4(2), 182–197. https://doi.org/10.33507/selasar.v4i2.2608
Hartati, T. N., Wulansari, V. D., Maghfiroh, U., Febriani, E. F., & Putri, U. A. (2025). Peran pendidikan agama Islam dalam pembentukan etika digital siswa di era media sosial. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 365–371. https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/380
Musdalifah, A. (2025). Habluminallah dan habluminannas sebagai jalan menuju insan kamil dalam kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali [Undergraduate thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan]. Etheses UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. https://etheses.uingusdur.ac.id/12492/
Muslim ibn al-Hajjaj al-Naysaburi. (2012). Sahih Muslim (Vol. 1). Dar al-Ta’sil.
Mutiarani, U. P., Karimah, I. N., & Syarafa, Y. P. (2024). Etika komunikasi dalam penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(2), 203–215. https://doi.org/10.47256/jhnb.v1i2.301
Siregar, A. A. (2024). Konsep pendidikan akhlak menurut Imam Al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah [Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan]. ETD UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. https://etd.uinsyahada.ac.id/11640/
Zulfikar, A. Y. (2024). Hadis sebagai sumber etika sosial dalam pendidikan Islam kontemporer. Jurnal Pendidikan Nusantara, 9(1), 115–128. https://journal.sepercenter.org/index.php/jpn/article/view/64
DOI: https://doi.org/10.17509/t.v13i1.101395
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Indexed by:
TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






