PENERAPAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS SAINS BUDAYA LOKAL DI SEKOLAH DAN MADRASAH

Firman Mansir, Halim Purnomo, Tumin Tumin

Abstract


Abstract. This article examines the application of science and culture-based Islamic Education at school and madrasa. This research refers to application of natural science which is related to the Indonesian local culture by giving priority to the values in Islam. This research aims to search for and research about the applied science by pairing or linking it with Indonesian culture. In its process, this research is not directing the learning of Islamic Religious Education to either the  qualitative, quantitative or mix of them, but this learning can use one or even both of them in its learning methodology. This research discusses the application of learning that leads to science and refers to Indonesian culture by considering at Islamic values. It can be referred to as observations of habits taught and practiced in the learning process activities in schools and madrasas.

 


Abstrak. Artikel ini mengkaji penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dan madrasah yang berbasis sains dan budaya. Penelitian ini mengarah kepada penerapan sains atau ilmu pengetahuan alam yang dikaitkan dengan budaya lokal di Indonesia khususnya dengan mengutamakan nilai-nilai yang ada di dalam Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari dan meneliti tentang ilmu sains yang diterapkan dengan menyandingkan atau mengkaitkan dengan budaya Indonesia. Dalam prosesnya, penelitian ini bukan mengarahkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada ranah kualitatif dan kuantitatif atau penggabungan namun pembelajaran ini bisa menggunakan salah satu bahkan kedua-duanya dalam metodologi pembelajarannya. Kajian ini membahas penerapan pembelajaran yang mengarah pada sains dan kebudayaan Indonesia dengan melihat nilai-nilai keislaman. Hal it dapat disebut sebagai hasil pengamatan kebiasaan yang diajarkan dan dipraktekkan pada kegiatan proses pembelajaran di sekolah dan madrasah.


Keywords


Learning; Islamic Education; Science; Culture

Full Text:

PDF

References


Idrus Hariri, A., & Mulyani, A. (2016). Penerapan Pembelajaran Berbasis Sains Budaya Lokal Ngaseup Pada Konsep Sistem Reproduksi Manusia Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas Xi Sman 1 Maja. Jurnal Sains Dan Pendidikan Sains Scientiae Educatia, 5(1), 1–14. Retrieved from www.syekhnurjati.ac.di/jurnal/index.php/sceducatia

Mubah, A. S. (2011). Strategi Meningkatkan Daya Tahan Budaya Lokal dalam Menghadapi Arus Globalisasi. Jurnal Unair, 24(4), 302–308. https://doi.org/10.1159/000322138

Majdi, A. L. (2019). Ilmu pengetahuan (sains): dialektika paradigmatis barat dan islam. (January).

Wahidin, unang; Ahmad, S. (2018). Jurnal Edukasi Islami Jurnal Pendidikan Islam Vol . 07 / No .1 , Teori-Teori Pendidikan … Teori-Teori Pendidikan …. Jurnal Pendidikan Islam, 07(1), 47–66. https://doi.org/10.30868/EI.V7

Raehang. (2014). Pembelajaran Aktif Sebagai Induk Pembelajaran Kooperatif. Jurnal Al-Ta’dib, 6(1), 149–167. Retrieved from ejournal.iainkendari.ac.id/al-tadib/article/view/249/239

Budi Setyaningrum, N. D. (2018). Budaya Lokal Di Era Global. Ekspresi Seni, 20(2), 102. https://doi.org/10.26887/ekse.v20i2.392

Fakhrurrazi, F. (2018). Hakikat Pembelajaran Yang Efektif. At-Tafkir, 11(1), 85. https://doi.org/10.32505/at.v11i1.529

Nurkholis. (2013). PENDIDIKAN DALAM UPAYA MEMAJUKAN TEKNOLOGI Oleh: Nurkholis Doktor Ilmu Pendidikan, Alumnus Universitas Negeri Jakarta Dosen Luar Biasa Jurusan Tarbiyah STAIN Purwokerto. Jurnal Kependidikan, 1(1), 24–44.

Pane, A., & Darwis Dasopang, M. (2017). Belajar Dan Pembelajaran. FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 333. https://doi.org/10.24952/fitrah.v3i2.945

Yanuar Bagas Arwansyah, Sarwiji Suwandi, S. T. W. (2016). Revitalisasi Peran Budaya Lokal dalam Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Makalah, (1), 915–920.

Rahayu, A. (2014). Volume 02 nomor 01 maret 2014. Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang, 02(01), 6–13.

Suastra, I. W. (1999). Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 43(2), 8–16. https://doi.org/10.1063/1.1635972

Maknun, J. (2017). Konsep Sains dan Teknologi pada Masyarakat Tradisional di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Konsep Sains Dan Teknologi Pada Masyarakat Tradisional Di Provinsi Jawa Barat, Indonesia, 2(2), 127–142. https://doi.org/10.17509/mimbardik.v2i2.8623

Prayogi, R., & Danial, E. (2016). Pergeseran Nilai-Nilai Budaya Pada Suku Bonai Sebagai Civic Culture Di Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Humanika, 23(1), 61. https://doi.org/10.14710/humanika.23.1.61-79

Zainal, A. and. (2008). Konsep Manajemen Kelas dan Implikasinya dalam Pembelajaran. Jurnal Kependidikan, 2(2), 30–46.

Yunus, R. (2016). Transformasi Nilai-Nilai Budaya Lokal Sebagai Upaya Pembangunan Karakter Bangsa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(1).

Musanna, A. (2017). INDIGENISASI PENDIDIKAN: Rasionalitas Revitalisasi Praksis Pendidikan Ki Hadjar Dewantara INDIGENIZING EDUCATION: Rationalization toward Revitalization of Ki Hadjar Dewantara Educational Praxis. Pendidikan Dan Kebudayaan, 2(1), 117–133. Retrieved from http://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/article/view/529

Ratnawati, E., Rahayu, S., & Prayitno. (2010). PEMAHAMAN HAKIKAT SAINS (NOS) MAHASISWA TAHUN KETIGA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA UNIVERSITAS NEGERI MALANG Eris. Universitas Negeri Malang, (2006), 1–15.

Jayana, T. A. (2018). Relasi Sains, Budaya, dan Agama Upaya Pendekatan Paradigma Yang Menyatukan. Al-MAIYYAH: Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 11(1), 153–170. https://doi.org/10.35905/almaiyyah.v11i1.550

Pieter, J. (2016). Pembelajaran Ipa Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Solusi Pengajaran Ipa Di Daerah Pedalaman Provinsi Papua. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan UNCEN Tahun 2016, (March 2016), 44–54. https://doi.org/10.5281/zenodo.840857

Rerung, N., Sinon, I. L. S., & Widyaningsih, S. W. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) untuk meningkatkan Hasil Belajar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-BiruNi, 06(April), 47–55. https://doi.org/10.24042/jipf

Hidayatullah, S. (2019). Agama dan Sains: Sebuah Kajian Tentang Relasi dan Metodologi. Agama Dan Sains: Sebuah Kajian Tentang Relasi Dan Metodologi, 29(1), 102–133. https://doi.org/10.22146/jf.30246

Ni Putu Marheni, I. N. S. (2014). 87 PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA PEMBELAJARAN SAINS KIMIA SMP Ni Putu Marheni, I Nyoman Suardana. 8, 87–100.

Wahidmurni. (2017). Pemaparan Metode Penelitian Kuantitatif. مجلة اسيوط للدراسات البيئة, العدد الحا(3), 43. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Prihatsanti, U., Suryanto, S., & Hendriani, W. (2018). Menggunakan Studi Kasus sebagai Metode Ilmiah dalam Psikologi. Buletin Psikologi, 26(2), 126. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.38895

Irkhamiyati. (2017). Evaluasi Persiapan Perpustakaan Stikes Aisyiyah Yogyakarta. Berkala Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 13(1), 37–46.

Rijali, A. (2019). Analisis Data Kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374

Hakim, L. N. (2013). Ulasan Metodologi Kualitatif: Wawancara Terhadap Elit. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 4(2), 165–172. Retrieved from https://jurnal.dpr.go.id/index.php/aspirasi/article/view/501

Rosaliza, M. (2015). Wawancara, Sebuah Interaksi Komunikasi Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmu Budaya, Vol. 11, pp. 71–79. https://doi.org/10.31849/jib.v11i2.1099




DOI: https://doi.org/10.17509/t.v7i1.23478

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BY:

                              


Tarbawy is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.