PENANAMAN PROSES PENDISPLINAN DIRI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNA RUNGU WICARA) DALAM PEMBELAJARAN TARI TRADISIONAL

Maria Denok Bekti Agustiningrum

Abstract


Anak-anak berkebutuhan khusus termasuk didalamnya anak tuna rungu-wicara adalah anak-anak yang juga mempunyai hak untuk mendapatkan pengajaran dan berkembang sesuai potensi yang mereka punyai. Menurut data dinas sosial saat ini jumlah anak yang mengalami tuna rungu wicara ada sejumlah 73.560 jiwa / 2013. Menjadi catatan bahwa masing-masing anak memiliki potensi yang besar untuk dapat berprestasi sehingga berdaya guna bagi masyarakat. Seperti halnya anak-anak normal pada umumnya maka anak tuna rungu-wicara memiliki beberapa masalah yang harus dicarikan solusinya agar mereka dapat berprestasi secara maksimal. Salah satu permasalahan yang dimiliki anak-anak berkebutuhan khusus khususnya tuna rungu-wicara adalah kurang percaya diri yang muncul melalui sikap moody dan menarik diri dari pergaulan. Solusi dari permasalahan tersebut dalam penelitian ini menemukan fakta bahwa pembelajaran tari tradisional mampu digunakan sebagai media menanamkan disiplin diri pada anak tuna rungu-wicara. Setiap langkah dari awal hingga akhir dalam pembelajaran tari tradisional yang mereka pelajari harus lewati secar bertahap dan berkesinambungan sehingga menjadi sebuah cara pendisiplinan diri yang tinggi. Kata kunci: Tuna Rungu-wicara, Pembelajaran Tari, Pendisplinan diri.

References


Abin Syamsuddin Makmun. 2003. Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosda Karya Remaja

Alison Clacke and Stewart Susan F. 1987. Child Development infancy through Adolescense. Boston: John Wiley and Sons Inc

Alwisol. 2009. Psikologi Kepribadian ( Edisi Revisi ). Malang: UMM Press

Ardhana, W. 2000. Reformasi pembelajaran menghadapi abad pengetahuan. Makalah. Disajikan dalam Seminar dan Diskusi Panel Nasional Teknologi Pembelajaran V, tanggal 7 Oktober 2000, di UM.

Arends, R. I. 1998. Learning to teach. Singapore: Mc Graw-Hill book Company.

Arends, R. I., Wenitzky, N. E., & Tannenboum, M. D. 2001. Exploring teaching: An introduction to education. New York: McGraw-Hill Companies.

Atkinson, Rita. Richard. Ernest. 1996. Pengantar Psikologi. Jakarta: Erlangga.

Bloom, Benjamin S.1982. Human characteristics and school learning. New York : McGraw-Hill BookCompany.

Brook, B.D., & Goble. 1997. The Case for Character Education; The Role of the School in Teaching Values and Virtue. Northridge,CA.: Studio 4 Productions.

Cervone Daniel; Pervin L. 2011. Kepribadian ( Teori dan Penelitian ). Jakarta: Salemba Humanika.

David Smith J. 2009. Inklusi ( Sekolah Ramah Untuk Semua ). Bandung: Nuansa

Dedi Supriawan dan A. Benyamin Surasega, 1990. Strategi Belajar Mengajar (Diktat Kuliah). Bandung: FPTK-IKIP Bandung. Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Standart Isi, Standart Kompetensi Lulusan dan Panduan Penyusunan KTSP Tunarungu “B”. Jakarta: Direktoran Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa.

Dewantara, Ki Hadjar. 1977. Karya Ki Hadjar Dewantara : Bagian Pertama Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Erickson Marilyn. 1980. Child Development and Developmental Disabilities. Boston: Little Brown and Company.

Ellah Siti Chalidah. 2005. Terapi Permainan Bagi Anak Yang Memerlukan Layanan Pendidikan Khusus. Jakarta: DIKTI

Fajrie Nur. 2011. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Dengan Bahan Tanah Liat Untuk Siswa SDLB-A Negeri Di Semarang. Tesis. Program Studi Pendidikan Seni Program Pasca Sarjana UNNES.

Fatchul Mu’in, 2011. Pendidikan Karakter (Konstruksi Teoritik dan Praktik). Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Griffin, P., & Nix, P. 1991. Educational assessment and reporting: A new approach.Sydney: Harcourt Brace Jovanovich, Publishers.

Gulo, W. 2002. Strategi Belajar – Mengajar. Jakara: Grasindo.

Gunter, M. A., Estes, T. H., & Schwab, J. H. 1990. Instruction: A models approach. Boston: Allyn and Bacon.

Gagne, Robert M. dan Driscoll, Marcy P. 1988. Essentials of learning for instruction. Englewood Cliffs, NJ.: Prentice-Hall, Inc.

Hellen Keller. 2010. The Story Of My Life. Jakarta Selatan: Genta Pustaka.

Hurlock, B. Elisabeth 2000. Perkembangan Anak (jilid 1). Jakarta: Erlangga.

Indriani Yessi. 2010. Tutorial Teman Sebaya Untuk Meningkatkan Ketrampilan Sosial Anak Autis. Tesis: Program Studi Magister Profesi Pasca Sarjana UNIKA.

Jazuli. M. 2008. Pendidikan Seni Budaya (Suplemen Pembelajaran seni Tari). Semarang: Unnes Press.

John W. Creswell. 2010. Research Design ( Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed ). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Jonet Sri Kuncoro. 2009. Karya Tari Sebuah Catatan Harian. Jurnal Greget Surakarta: Vol VIII/ No 1/ 2009

Khan, Yahya. 2010. Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri. Yogyakarta: Pelangi Publishing.

Keller, John M. 1983. Motivational design instruction dalam Charles M Reigeluth (ed.), Instructional design theories and models, 383-430. Hillsdale, NJ.: Lawrence Erlbaum Associates, Publishers.

Keller, John M. 1987. Development And Use Of ARCS Model Of Instructional Design, Journal of Instructional Development, Vol. 10 (3), 2-9.

Keller, John M. dan Thomas W. Kopp. 1987. An application of the ARCS model of motivational design, dalam Charles M. Reigeluth (ed), Instructional theories in action, 289-319. Hillsdale, NJ: Lawrence Erlbaum Associates, Publishers.

Koesoema Doni. 2007. Pendidikan Karakter. Jakarta: Kompas Gramedia

Kodiran. 2004. Pewarisan Budaya Dan Kepribadian Jurnal Humaniora . Semarang: Vol XVI/ No 1 / 2004.

Kuhn, T. S. 2002. The structure of scientific revolution. Diterjemahkan oleh: Tjun

Moleong, Lexy. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset

Munandar, Utami. 1999. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta Pusat Perbukuan DIKBUD dan PT. Reksa Cipta.

Nasution, S. 1989. Kurikulum Dan Pengajaran. Bandung: Bumi Aksara.

Northern J. 1974. Hearing In Children. Baltimore: MD Williams and Wilkins

Rahma, Y. Kurniati, L. 2010. Strategi Pengembangan Kreativitas Pada Anak. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Reigeluth, C. M. (Ed.). Instructional-design theories and models: A new paradigm of instructional theory, volume II. 5-29. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Publisher.

Santyasa, I W. 2003. Pendidikan, pembelajaran, dan penilaian berbasis kompetensi. Makalah. Disajikan dalam seminar Jurusan Pendidikan Fisika IKIP Negeri Singaraja, 27 Februari 2003, di Singaraja.

Santyasa, I W. 2003. Pembelajaran fisika berbasis keterampilan berpikir sebagai alternatif implementasi KBK. Makalah. Disajikan dalam Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran, 22-23 Agustus 2003, Di Hotel Inna Garuda Yogyakarta.

Sardjono. 2005. Terapi Wicara. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasinal-Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi-Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan Dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Simon, H. A. 1996. The science of the artificial. Third edition. London: The MIT Press.

Slavin, R. E. 1995. Cooperative learning. Second edition. Boston: Allyn and Bacon.

Syahnur Rahman. 2011. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsep diri dan peneysuaian diri pada remaja. Jurnal Pedagogia. Bandung: Volume 9 / No 2 /158-167.

Tim Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi Seni di Indonesia. 2007. Paradigma Baru Pendidikan Tinggi Seni Indonesia. Jakarta: DIKTI.

Tri Elisabeth, A.P. 2010. Efektifitas Terapi Musik untuk meningkatkan kemampuan Kontak Mata pada Anak autis. Tesis: Program Studi Magister Profesi Pasca Sarjana UNIKA;

Totok Sumaryanto. F. 2007. Pendekatan Kuantitatif Dan Kualitatif ( Dalam Penelitian Pendidikan Seni ). Semarang: Unnes Press.

Udin S. Winataputra. 2003. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Wardhana Wisnoe. 1990. Pendidikan Seni Tari Buku Guru Menengah Sekolah Pertama. Jakarta: Depdikbud.

Wina Senjaya. 2008. Strategi Pembelajaran; Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.




DOI: https://doi.org/10.17509/cd.v5i1.10493

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 UPI kampus cibiru

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Published in collaboration Program Studi PGPAUD UPI Kampus Cibiru, APG PAUD Indonesia, and PPJ PAUD Indonesia

Creative Commons License
Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://ejournal.upi.edu/index.php/cakrawaladini.

View My Stats at

View My Stats