Investigasi Nilai Tambah Agroindustri Kopi Robusta di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah

Muhammad Yusuf, Dudi Septiadi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis biaya dan keuntungan agroindustri kopi robusta di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB); (2) Menganalisis nilai tambah agroindustri kopi robusta di Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Metode yang digunakan ini adalah metode deskriptif, sedangkan pengumpumpulan data dilakukan dengan teknik survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agroindustri kopi robusta di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah, memiliki rata- rata biaya produksi sebesar Rp 6.263.576/bulan, dengan nilai produksi Rp 14.582.400/bulan. Rata-rata keuntungan sebesar Rp 8.318.824/bulan, dengan B/C ratio 1,33. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa agroindustri kopi robusta di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah memiliki nilai tambah sebesar Rp 66.107/Kg dengan rasio nilai tambah sebesar 61%.


Keywords


agroindustri; keuntungan; kopi robusta; nilai tambah

Full Text:

PDF

References


Arifin, B. (2004). Analisis ekonomi pertanian Indonesia. Kompas.

BPS Provinsi NTB. (2022). Produksi kopi robusta 2014-2021 Menurut Kabupaten Kota Provinsi NTB. Mataram: BPS NTB.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah. (2020). Perkembangan Komoditas Kopi di Kabupaten Lombok Tengah. Disperindag Kab. Loteng.

Dirjen Perkebunan, Deptan, (2021). Buku statistik perkebunan tahun 2017 – 2021. Jakarta.

Hariyati, Y. (2014). Pengembangan produk olahan kopi di desa sidomulyo kecamatan silo kabupaten jember. Agriekonomika, 3(1), 81-91.

Hayami, Y., Yhosinori, M., & Masdjikin, S. (1987). Agricultural marketing and processing in upland java: a prospectif from a sunda village. Bogor: ESCAP CGPRT Centre.

Hernanto, F. (2003). Ilmu usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

International Coffee Organization. (2020). Export Of All Forms Of Coffee By All Exporting Countries. http://www.ico.org/new_historical.asp. [20 Oktober 2022]

Meirawan, D. (2001). Analisis struktur biaya dan pendapatan usahatani. Studi kasus di desa banaran kec. Bumiaji kotatif batu malang. Dept. of Agribusiness. ITB Central Library.

Nazir. (2017). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Bogor.

Septiadi, D., Mundiyah, A. I., & Sari, N. M. W. (2020). Pengaruh harga dan karakteristik konsumen terhadap permintaan tempe di kota mataram. dwijenAGRO, 10(2), 117- 126.

Siregar, M.F., Alamsyah, Z., dan Malik, A. (2015). Analisis nilai tambah kopi luwak bubuk pada agroindustri “buana putra” di kabupaten tanjung jabung barat. JISEB 18(2), 99-109.

Soekartawi, T. E. P. D. P. (2003). Bahasan analisis fungsi cobb douglas. Jakarta, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan r&d. Bandung. Alphabet.

Supratman, M. E., Noor, T. I., & Yusuf, M. N. (2020). Analisis nilai tambah agroindustri pengolahan kopi robusta (studi kasus pada agroindustri panawangan coffee di desa sagalaherang kecamatan panawangan kabupaten ciamis). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 7(2), 436-440.

Udayana, I. G. B. U. (2011). Peran agroindustri dalam pembangunan pertanian. Singhadwala, 44, 3-8.

Warta Ekspor, (2020). Speciality kopi indonesia. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Jakarta.

Wirartha, I Made, (2006). Metodologi penelitian sosial ekonomi. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Yunaz, H., Bachri, S., Oktaviani, N. F., Nugroho, L., Septiadi, D., Rachmat, Z., & Tribudhi, D. A. (2022). Ekonomi kreatif. Get Press.




DOI: https://doi.org/10.17509/edufortech.v8i1.55446

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats>