Pemanfaatan Pati Ubi Jalar Oranye sebagai Edible Coating Jambu Biji Merah

Ribka Pebriani Daely, Faizah Hamzah, Rahmadini Payla Juarsa, Shanti Fitriani, Nur Hasnah AR, Vonny Setiaries Johan

Abstract


Jambu biji merah merupakan buah klimakterik yang mengalami penurunan kualitas selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimal pati ubi jalar oranye sebagai bahan pelapis yang dapat dimakan. Perlakuan terdiri dari perlakuan kontrol dan konsentrasi pati berkisar antara 1 hingga 5 persen. Kualitas buah dipantau selama 15 hari berdasarkan kekerasan, vitamin C, total padatan terlarut, warna, dan kehilangan berat. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan DMRT pada tingkat signifikansi 5 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 5 persen merupakan yang optimal, dengan kekerasan 6,26 kgf, kandungan vitamin C 47,58 mg per 100 g, total padatan terlarut 9,12 derajat Brix, nilai warna L 51,20, a-3,39, b 3,08, dan kehilangan berat 9,50 persen. Perlakuan ini efektif dalam menjaga kualitas jambu biji merah selama penyimpanan pascapanen.


Keywords


edible coating; jambu biji merah; kualitas pascapanen; pascapanen; pati ubi jalar oranye

Full Text:

PDF

References


Amalia, U. N., Maharani, S., & Widiaputri, S. I. (2020). Aplikasi edible coating pati umbi porang dengan penambahan ekstrak lengkuas pada buah pisang. EDUFORTECH, 5(1), 36–43.

Anggraini, D. N., Radiati Lilis Eka, & Purwadi, P. (2016). Penambahan carboxymethyle cellulose (CMC) pada minuman madu sari apel ditinjau dari rasa, aroma, warna, pH, viskositas, dan kekeruhan. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Hasil Ternak, 11(1), 59–68.

Arti, I. M., & Manurung, A. N. H. (2018). Pengaruh etilen apel dan daun mangga pada pematangan buah pisang kepok (Musa paradisiaca formatypica). Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture), 2(2), 77–88.

Fenech, M., Amaya, I., Valpuesta, V., & Botella, M. A. (2019). Vitamin C content in fruits: Biosynthesis and regulation. Frontiers in plant science, 9, 2006.

Firdaus, R. R., Mardiana, M., & Tubagus, R. (2024). Aplikasi Edible Coating Berbahan Dasar Pati Kulit Kentang (Solanum tuberosum L.) pada Buah Stroberi (Fragaria x anannasa). Journal of the Science of Food and Agriculture, 1(1).

Fitriani, A., Tamrin, T., Rahmawati, W., & Kuncoro, S. (2022). Pengaruh Suhu Penyimpanan dan Varietas terhadap Mutu Buah Tomat. Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, 1(4), 549-557.

Ifmalinda, I., Anggraini, R., & Andasuryani, A. (2024). Kajian Edible Coating Pati Biji Nangka Terhadap Mutu Buah Jambu Biji (Psidium guajava L.). Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 28(2), 173-182.

Kalsum, U., Sukma, D., & Susanto, S. (2017). Pengaruh bahan kemasan terhadap kualitas dan daya simpan buah jambu biji merah (Psidium guajava L.). Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture), 1(1).

Karuniasari, D., & Purbasari, D. (2022). Phisycal Quality Analysis of Red Guava (Psidium guajava L.) Using Edible Coating of Carrageenan and Glycerol. Protech Biosystems Journal, 2(1), 14–27. https://doi.org/10.31764

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2024). Statistik Pertanian.

Kohar, T. A., Yusmarini, Y., & Ayu, D. F. (2019). Aplikasi edible coating lidah buaya (aloe vera l.) dengan penambahan karagenan terhadap kualitas buah jambu biji (Psidium guajava L.). Sagu, 17(1), 29-39.

Krishnan, R., Misra, M., Subramanian, J., & Mohanty, A. (2025). Emerging trends and application of edible coating as a sustainable solution for postharvest management in stone fruits: A comprehensive review. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, 24(3), e70179.

Kusumiyati, K., Farida, F., Sutari, W., & Hamdani, J. S. (2018). Pengaruh waktu simpan terhadap nilai total padatan terlarut, kekerasan dan susut bobot buah mangga arumanis. Jurnal Kultivasi, 17(3), 12.

Moulia, M. N., Syarief, R., Suyatma, N. E., Iriani, E. S., & Kusumaningrum, H. D. (2019). Aplikasi edible coating bionanokomposit untuk produk pempek pada penyimpanan suhu ruang. Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan, 30(1), 11-19.

Nisah, K. (2019). Efek Edible Coating Pada Kualitas Alpokat (Persea America Mill) Selama Penyimpanan. Amina, 1(1), 11-17.

Quirino, A. K. R., Costa, J. D. de S., Neto, A. F., Costa, M. de S., & Sánchez-Sáenz, C. M. (2018). Conservation of “Paluma” guavas coated with cassava starch and pectin. DYNA (Colombia), 85(204), 344-351.

Rangkuti, M. F., Hafiz, M., Munthe, I. J., & Fuadi, M. (2019). Aplikasi pati biji alpukat (Parcea americana. Mill) sebagai edible coating buah strawberry (Fragaria sp.) dengan penambahan ekstrak jahe (Zingiber officinale. Rosc). Agrintech: Jurnal Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian, 3(1), 1-10.

Winarno, F. G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia pustaka utama. Jakarta. Liberty. Yogyakarta, 13(2).

Yuliansar, Y., Ridwan, R., & Hermawati, H. (2020). Karakterisasi pati ubi jalar putih, orange, dan ungu. SAINTIS, 1(2), 10-13.

Zahan, I., Khan, M. M., Rana, M. S., Sahabuddin, M., Rasik, M. R., & Uddin, M. B. (2024). Effect of selective preservatives on shelf-life of guava juice extracted using pectinase enzyme. Heliyon, 10(18).

Zhang, L., Cui, M., Tong, H., Zhang, J., Li, Q., Gao, X., Qi, W., Lam, H. L., Huang, R., & Su, R. (2025). Multi-functional edible coatings tailored with nanocellulose for perishable fruits. Carbohydrate Polymers, 358, 123520.




DOI: https://doi.org/10.17509/edufortech.v11i2.97889

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats>