Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Menggunakan Pendekatan STEM dalam Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa SMP

Lulu Iolanessa, Ida Kaniawati, Muhamad Gina Nugraha

Abstract


ABSTRAK

 

Rangkaian keterampilan abad 21 yang diinginkan telah diidentifikasi melalui berbagai penelitian terdahulu salah satunya ialah kemampuan pemecahan masalah. Kemampuan pemecahan masalah adalah upaya seseorang atau kelompok untuk menemukan jawaban suatu persoalan berdasarkan pengetahuannya, pemahaman, kemampuan yang telah dimiliki sebelumnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah adalah melalui pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan STEM. Penelitian ini bertujan untuk mengukur bagaimana kemampuan pemecahan masalah setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang digabungkan dengan pendekatan STEM. Penelitian ini menggunakan metode pre- experimental dengan desain one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan adalah instrumen kemampuan pemecahan masalah berupa soal uraian yang sudah divalidasi oleh ahli dan dilakukan uji instrumen. Instrumen diberikan kepada 27 siswa di salah satu SMP Swasta di Kota Bandung. Berdasarkan analisis instrumen menggunakan analisis N-gain menunjukan bahwa hasil penelitian penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan nilai N-gain 0,62, termasuk dalam kategori sedang.

 

Kata Kunci: Problem Based Learning, STEM, Kemampuan Pemecahan Masalah

 


ABSTRACT


The desired set of 21st century skills has been identified through various previous studies, one of which is the ability to solve problems. Problem-solving ability is the effort of a person or group to find answers to a problem based on their knowledge, understanding, and previous abilities. One effort to improve problem solving skills is through learning with the Problem Based Learning (PBL) model with the STEM approach. This research is intended to measure how the ability to solve problems after applying the Problem Based Learning (PBL) learning model combined with the STEM approach. This study uses a pre-experimental method with one group pretest-posttest design. The instrument used was an instrument of problem-solving ability in the form of problem descriptions that had been validated by experts. The instrument was given to 27 students in one private junior high school in the city of Bandung. Based on the analysis of instruments using N-gain analysis shows that the results of the study of the application of PBL learning models can improve students' problem solving abilities with an N-gain value of 0.62, included in the medium category.

Keywords: Problem Based Learning, STEM, Problem Solving Ability


References


Bybee, R. W. (2013). The case for STEM education: Challenges and opportunities. NSTA press.

Dewi, M., Kaniawati, I., & Suwarma, I. R. (2018, May). Penerapan pembelajaran fisika menggunakan pendekatan STEM untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa pada materi listrik dinamis. In Quantum: Seminar Nasional Fisika, dan Pendidikan Fisika (pp. 381-385).

Heller, K., & Heller, P. (2010). Cooperative problem solving in physics a user’s manual. In Tersedia: http://www. aapt. org/Conferences/newfaculty/upload/Coop-Problem-Solving-Guide. pdf.

Lestari, Isti Fuji. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman Dengan Pendekatan STEM Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA. Tesis Pascasarjana UPI.

Rawziz, Khairiati. 2015. Penerapan Model Pembelajaran Fisika Berorientasi Problem Solving untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ranah Kognitif dan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Materi Suhu dan Kalor. Tesis Pascasarjana UPI.

Zubaidah, S. (2016, December). Keterampilan abad ke-21: Keterampilan yang diajarkan melalui pembelajaran. In Seminar Nasional Pendidikan dengan tema “Isu-isu Strategis Pembelajaran MIPA Abad (Vol. 21, No. 10).




DOI: https://doi.org/10.17509/wapfi.v5i1.23452

Refbacks

  • There are currently no refbacks.