ANALISIS BUKU: KEUTUHAN TAHAPAN PEMBELAJARAN IPA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA BUKU SISWA SEKOLAH DASAR KURIKULUM 2013

Kintan Limiansih

Abstract


Keutuhan Tahapan Pembelajaran IPA dengan
Pendekatan Saintifik pada Buku Siswa Sekolah Dasar Kurikulum 2013.
Penelitian ini bertujuan mengetahui keutuhan tahapan pembelajaran dengan
pendekatan saintifik di buku siswa SD Kurikulum 2013 khusus di bidang IPA.
Analisis buku didasarkan pada pentingnya pengembangan pendekatan
saintifik, pentingnya buku sebagai panduan pembelajaran, dan kesenjangan
penelitian sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif di mana
peneliti mendeskripsikan kegiatan di buku sesuai dengan fakta yang ada.
Buku yang dianalisis adalah buku siswa SD kelas 1, 2, 4, dan 5. Analisis
dilakukan menggunakan isntrumen rubrik analisis yang telah diolah
peneliti.Dari hasil analisis, diperoleh informasi bahwa tidak ada kegiatan di
bidang IPA yang menerapkan tahapan pembelajaran dengan pendekatan
saintifik secara utuh (5 tahapan). Maka buku siswa perlu diperbaiki oleh
pemerintah dan guru. Guru juga perlu melakukan kegiatan tambahan agar
pembelajaran dengan pendekatan saintifik dapat terlaksana dengan maksimal.

Keywords


analisis buku; pembelajaran IPA

Full Text:

PDF

References


Abidin, Y. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung:

Refika Aditama.

Arjudin. (2013). Kajian Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kelas VII Bab 2 dalam

Kurikulum 2013. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Jurusan

Pendidikan Matematika FMIPA UNY, 9 November 2013.

Bell, S. (2010). Project-Based Learning for the 21st Century: Skills for the Future. The

Clearing House, 83: 39–43, 2010. Copyright C_ Taylor & Francis Group, LLC. ISSN:

-8655 print. DOI: 10.1080/00098650903505415.

Bintari, dkk. (2014). Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdasarkan Pendekatan Saintifik

(Problem Based Learning) Sesuai Kurikulum 2013 di Kelas VII SMP Negeri 2

Amlapura. e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (Volume 3 Tahun 2014).

Bundu, P. (2006). Penilaian Ketrampilan Proses dan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Sains

SD. Departemen Pendidikan Nasional, DIRJENDIKTI, Direktorat Ketenagakerjaan.

Harlen, W. & Qualter, A. (2004). The Teaching of Science in Primary Schools (Fourth

Edition). London: David Fulton Publisher.

Hidayat, A.T., Surantoro, dan Wiyono, E. (2009). Analisis Buku Ajar Fisika SMA Kelas XI

Semester I pada Tinjauan Kesalahan Konsepnya. [Online] Diakses dari

http://download.portalgaruda.org/article.php?article=157628&val=5822&title=ANAL

ISIS%20BUKU%20AJAR%20FISIKA%20SMA%20KELAS%20XI%20SEMESTE

R%20I%20PADA%20TINJAUAN%20KESALAHAN%20KONSEPNYA.[2

Desember 2014].

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21: Kunci

Sukses Implementasi Kurikulum 2013. Bogor: Ghalia Indonesia.

Idreez, M., Habib, Z., dan Hafeez, M. A.(2014). Evaluating and Comparing the Textbooks of

General Science: A Comparative Study of Published Textbooks in Pakistan.

International Journal Social Science & Education 2014 Vol.4 Issue 2, ISSN: 2223-

E, p.551-555.

Johnston, J. (2009). Observation as an Important Enquiry Skill. Primary Science 106. Jan/Feb

Kemendikbud, (2013a). Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013 SD Kelas IV

(Modul). Jakarta: Kemendikbud.

Kemendikbud, (2013b). Konsep Pendekatan Scientific (Diklat Guru dalam Rangka

Implementasi Kurikulum 2013 Jenjang SD/SMP/SMA). Jakarta: Kemendikbud.

Kemendikbud, (2014 a). SalinanPermendikbud No. 103 Lampiran tentang Pembelajaran Pada

Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kemendikbud.

Kruse, J. (2008). Integrating the Nature of Science Throughout the Entire School Year. Iowa

Science Journal vol. 35 (2) Spring 2008 p:15-20.

Mahmood, K. (2011). Conformity to Quality Characteristics of Textbooks: The Illusion of

Textbook Evaluation in Pakistan. Journal of Research and Reflections in Education,

December 2011, Vol.5(2), p: 170 -190.

Mahmood, K. (2009).Indicators for a Quality Textbook Evaluation Process in Pakistan.

Journal of Research and Reflections in Education.December 2009,Vol.3(2),p:158 -

Mc Lelland, C.V. (2006). Nature of Science and the Scientific Method. GSA Distinguished

Earth Science Educator in Residence. [Online]. Diakses dari

http://www.geosociety.org/educate/NatureScience.pdf .[12 Januari 2015].

Mulyasa, H.E. (2013). Pengembangan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja

Rosdakarya.

Nasution, K. (2013). Aplikasi Model Pembelajaran dalam Perspektif Pendekatan Saintifik.

[Online]. Diakses dari http://sumut.kemenag.go.id/ [2 Januari 2015].

Seafon, C. D. (2012). A Short Primer on Scientific Teaching. [Online]. Diakses dari

http://www.princeton.edu/cst/teaching-resources/methods/SciTeaching.pdf . [3

Januari 2015].

Suparno, P.(2001).Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan.Yogyakarta: Kanisius.

Swanepoel, S. (2010). The assessment of the quality of science education

textbooks:Conceptual framework and instruments for analysis. University of South

Africa. [Online]. Diakses dari http://uir.unisa.ac.za/bitstream/handle/

/4041/thesis_swanepoel_s.pdf. [3 Januari 2015].

Warma, R. (2014). Analisis Implementasi Scientific Approach dalam Proses Pembelajaran

IPA SMP Kurikulum 2013 (Tesis). Bandung: UPI. Tidak diterbitkan.

Watson, S. B. (2004). The scientific method: Is it still useful?. Science Scope.

November/Desember 2004. p:37-39.

Widhy, p. (2013). Langkah Pengembangan Pembelajaran IPA pada Implementasi Kurikulum

Pelatihan Diklat penyusunan worksheets integrated science process skils bagi

guru IPA SMP kabupaten Sleman menyongong implementasi kurikulum 2013 24 dan

Agustus 2013.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by: